Replika 7 Keajaiban Dunia Hiasi Pusat Kota Boyolali

Pekerja memasang bagian candi pada replika Candi Borobudur di simpang Kragilan, Mosojongo, kawasan Alun-Alun Lor Boyolali, Jumat (28/9 - 2018). (Solopos/Akhmad Ludiyanto)
30 September 2018 16:15 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Replika bangunan yang masuk dalam tujuh keajaiban dunia atau The Seven Wonders akan menghiasi Simpang Asrikanto dan Simpang Kragilan di kawasan Alun-Alun Lor Boyolali.

Replika 7 Keajaiban Dunia itu saat ini tengah dibangun. Sebagai informasi, Pemkab Boyolali saat ini memang tengah menata dua kawasan yakni simpang Asrikanto di Karanggeneng, Boyolali Kota, dan simpang Kragilan Alun-Alun Lor di Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo.

Di dua kawasan itu, Pemkab Boyolali melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menempatkan replika bangunan terkenal yang masuk 7 Keajaiban Dunia. Replika itu dibuat dari bahan keramik.

Kepala DLH Totok Eko Y.P. mengatakan di simpang Srikanto dipasang Menara Pisa, Menara Eiffel, dan Patung Liberty. Sedangkan di Alun-Alun Lor dipasang replika Candi Borobudur, Masjid Taj Mahal, Spinx, dan, Piramida.

“Bunderan simpang Asrikanto diberi nama Bunderan Tiga Menara, di sana ada replikasi Menara Eiffel, Menara Pisa, dan Patung Liberty. Sedangkan bunderan simpang Kragilan diberi nama Bunderan Solidaritas dan ada replikasi Candi Borobudur, Masjid Taj Mahal, patung Spinx, dan Piramid,” ujarnya kepada Solopos.com, Jumat (28/9/2018).

Pemasangan replika-replika tersebut ditarget selesai November. Sementara itu, pemasangan replika bangunan-bangunan terkenal dunia ini untuk mempercantik taman dalam rangka mewujudkan ruang terbuka hijau (RTH) yang ideal.

“Untuk green city mewujudkan RTH yang ideal salah satunya bentuk taman, sedangkan monumen atau patung sebagai variasi dalam rangka mempercantik kota,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Penanggulangan Pemulihan Pencemaran Lingkungan Hidup pada DLH Boyolali Martono menambahkan di simpang Asrikanto saat ini tengah dipasang Menara Pisa dan patung Liberty. “Masih proses pemasangan,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan Solopos.com di simpang Kragilan, pemasangan replika baru dilakukan untuk Candi Borobudur. Pekerja masih menyelesaikan pemasangan candi-candi di masing-masing terap dari lima terap yang ada.

Replika Candi Borobudur yang berada tepat di tengah bundaran ini dibuat hampir sama dengan aslinya. Replika candi ini juga ditempatkan paling tinggi agar terlihat dari berbagai arah serta dikelilingi kolam untuk menghindari jangkauan pengunjung nantinya.