Warga Demak Ditangkap Saat Ambil Sabu-Sabu Di Sragen

Ilustrasi narkoba. (Solopos/Whisnu Paksa)
01 Oktober 2018 21:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Sragen membekuk seorang kurir sekaligus pengguna barang haram diduga sabu-sabu saat hendak mengambil pesanan di depan Waterboom Dukuh Candirejo Kelurahan Kwangen, Gemolong, Sragen, Jumat (28/9/2018) sore.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa dua paket sabu-sabu, satu ponsel, satu unit motor, dan uang tunai Rp1 juta.

Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Muryadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman kepada wartawan, Senin (1/10/2018) sore, menyampaikan kurir sabu-sabu yang tertangkap tersebut bernama Imron Kurniawan, 28, warga Ruwit, Wedung, Demak.

Dia menjelaskan penangkapan itu berawal dari informasi adanya seseorang yang akan mengambil pesanan di wilayah Gemolong. Setelah melakukan penyelidikan, kata dia, polisi mendapati seorang pemuda mencurigakan di wilayah Kwangen.

“Polisi menghentikan pemuda mencurigakan itu dan menggeledahnya. Saat penggeledahan, polisi menemukan barang bukti dua paket yang diduga berisi sabu-sabu dengan total seberat 1 gram. Selain itu, kami juga menyita ponsel merek Oppo warna putih yang diduga digunakan untuk transaksi. Kemudian ada lagi satu unit motor Yamaha Scorpio berpelat nomor H 3478 SE dan uang tunai Rp1 juta,” ujarnya.

Muryati mengatakan saat ditangkap Imron hendak mengambil pesanan sabu-sabu dari seseorang untuk diantar kepada pembeli. Imron mengambil barang itu atas suruhan DN yang kini masih dalam pengejaran petugas. “Nantinya sabu-sabu itu digunakan tersangka dengan DN,” tambahnya.

Muryati menyatakan Imron dijerat Pasal 112 subsider Pasal 127 UU No. 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.