Dibegal di Tegal, Warga Laweyan Solo Dibacok

ilustrasi pembegalan. (liputan6.com)
02 Oktober 2018 17:40 WIB Tamara Geraldine Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pipin Rima Intisari, 36 warga Kampung Bratan RT 07/06 Laweyan Solo, seorang karyawan SPBU Larangan, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal menjadi korban pembegalan di Jalan Raya Martoloyo, Kota Tegal, Senin (1/10/2018). 

Korban mengalami luka karena sabetan golok, sementara uang Rp10 juta dibawa kabur pelaku.

Korban saat itu tengah memboncengan dengan seorang temannya menggunakan sepeda motor Honda Vario. Keduanya hendak menuju ke sebuah bank di Kota Tegal 

"Pas berhenti di lampu merah Martoloyo, pelaku datang dari arah belakang sebelah kiri‎. Langsung narik tas saya. Saya sempat coba mempertahankan tas, tapi tidak bisa, dan kena golok yang dibawa pelaku," ujarnya saat dihubungi melalui telepon seluler

Akibat dari sabetan golok korban mengalami luka di empat jari tangan kirinya dan harus mendapat jahitan di RS Mitra Siaga. 

Selain itu, pelaku mengambil uang tunai sekitar Rp10 juta, dua buah telepon seluler, dan surat-surat yang ‎ada tas raib dibawa pelaku.

‎Pipin mengaku bahwa pelaku berjumlah empat orang berboncengan menggunakan sepeda motor jenis matik dan bebek. Wajah mereka tidak bisa dikenali karena tertutup helm.

"Pas itu lagi kondisi sedang ramai karena pas berhenti di lampu merah. Tapi sangat disayangkan tidak ada orang yang berani menolong atau mengejar pelaku," ujarnya.