IPHI Klaten Salurkan 75 Tangki Air Bersih

Ketua IPHI Klaten, Widodo Muktiyo, menuangkan air dari tangki ke ember warga saat penyerahan bantuan air bersih di Desa Temuireng, Kecamatan Jatinom, Minggu (30/9/2018).(Solopos - Taufiq Sidik Prakoso)
02 Oktober 2018 21:10 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN – Ikatan Persaudaran Haji Indonesia (IPHI) Klaten menyalurkan bantuan 88 tangki air bersih ke desa-desa yang mengalami krisis air bersih. Bantuan berasal dari urunan anggota IPHI.

Ketua IPHI Klaten, Widodo Muktiyo, mengatakan desa-desa itu berada di tiga kecamatan yakni Kemalang, Karangnongko, dan Jatinom. Sebanyak 15 tangki air bersih disalurkan ke desa-desa di wilayah Kecamatan Karangnongko, 28 tangki ke wilayah Kecamatan Kemalang, serta 45 tangki ke wilayah Jatinom.

Khusus untuk wilayah Jatinom ada di Desa Temuireng, Bandungan, Beteng, Bengking, serta Kayumas,” jelas Widodo saat ditemui di sela-sela penyerahan bantuan air bersih di Desa Temuireng, Minggu (30/9/2018).

Widodo menuturkan penyaluran air bersih menjadi kegiatan rutin IPHI saban tahun ke daerah langganan krisis air bersih. Selain untuk bantuan air bersih, IPHI juga menggalang bantuan dana untuk korban bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Untuk bantuan korban gempa di Lombok terkumpul Rp40 juta. Kami juga berencana menggalang dana untuk korban bencana di Sulawesi Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat untuk menjaga kemabruran haji kami salah satunya dengan aktivitas sosial,” jelasnya.

Kepala Desa Temuireng, Sukar, mengatakan dua pekan lalu pemerintah desa sudah mengajukan permintaan bantuan air bersih ke Pemkab menyusul warga sudah mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Ia mengatakan Temuireng menjadi salah satu desa di Jatinom yang selama ini langganan krisis air bersih ketika kemarau tiba.

Dari total 650 keluarga di desa tersebut, baru sekitar 90 keluarga bisa menikmati air bersih dari dua sumur program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas). Guna mencukupi kebutuhan air bersih, ratusan keluarga selama ini membeli dengan kisaran harga Rp90.000 per tangki.

Yang tidak bisa terjangkau layanan pamsimas terpaksa membeli air bersih. Rata-rata satu tangki air bersih itu bisa untuk 10-20 hari tergantung kebutuhan masing-masing,” jelas dia.