Kapolda dan Pangdam Terkendala Transportasi, Apel 3 Pilar di Klaten Dijadwalkan Ulang

Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono, dan Dandim 0723/Klaten, Letkol (Inf) Eko Setyawan, menyampaikan penjelasan terkait penjadwalan ulang acara apel tiga pilar di Gedung Sunan Pandanaran Klaten, Rabu (3/10 - 2018).(Istimewa)
03 Oktober 2018 21:20 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN – Apel tiga pilar di Gedung Sunan Pandanaran Klaten urung digelar Rabu (3/10/2018). Kegiatan itu dijadwalkan ulang menyusul Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol Condro Kirono, dan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto, tak bisa mendatangi lokasi kegiatan lantaran gangguan sarana transportasi.

Apel tiga pilar di antaranya diikuti Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepala desa/lurah, serta camat rencananya digelar pada Rabu siang. Sebagian dari mereka sudah berada di gedung sejak pukul 11.30 WIB. Kapolda dan Pangdam mendatangi lokasi kegiatan menumpang helikopter dan direncanakan mendarat di landasan helipad dadakan di Stadion Trikoyo Klaten dari kunjungan di Kabupaten Purworejo. Namun, kunjungan dibatalkan setelah ada permasalahan pada helikopter yang mereka tumpangi. Penjelasan soal penundaan kegiatan apel tiga pilar itu disampaikan Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono, dan Dandim 0723/Klaten, Letkol (Inf) Eko Setyawan, yang mendatangi lokasi apel sekitar pukul 13.45 WIB.

Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono, mengapresiasi semangat para peserta yang sudah menunggu acara tersebut digelar. Namun, ia menjelaskan Kapolda dan Pangdam berhalangan mendatangi acara lantaran ada permasalahan sarana transportasi yakni helikopter.

Sebenarnya helikopter yang ditumpangi Kapolda sudah take off bersama Pangdam dan pejabat lainnya berdelapan orang. Sekitar 10 menit terbang diputuskan kembali ke tempat karena ada gangguan,” kata Kapolres saat menyampaikan penjelasan kepada peserta apel.

Dari hal tersebut, perjalanan diputuskan dilanjutkan melalui jalur darat. Namun, perkiraan tiba di Klaten baru sekitar 3,5 jam hingga akhirnya diputuskan pelaksanaan apel tiga pilar di Klaten ditunda. Kapolres menjelaskan Kapolda dan Pangdam menyampaikan permohonan maaf dan meminta apel tiga pilar itu dijadwalkan ulang. Klaten menjadi prioritas pelaksanaan apel.

Beliau berdua memerintahkan kami untuk melaporkan kepada peserta apel bahwa ingin dilaksanakan dengan suasana yang kondusif, penuh kekeluargaan, serta tidak ada keterpaksaan. Tetapi ada ganjalan [sarana transportasi]. Beliau berdua mengungkapkan permohonan maaf sebesar-besarnya. Lebih baik dijadwalkan ulang njih?” kata Kapolres disambut suara setuju dan tepuk tangan peserta apel.

Selain menghadiri apel tiga pilar, Kapolda rencananya meresmikan secara simbolis Klaten Safety Driving Center, Klinik Pratama, serta lapangan tembak di Mapolres Klaten.