Mobil Seruduk Truk di Dekat Tugu Makutha Solo, 2 Orang Meninggal

Ilustrasi kecelakaan. (Solopos/Dok)
04 Oktober 2018 16:55 WIB Iskandar Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan antara mobil dan truk di Jl. Adisucipto dekat Tuhu Makutha, tepatnya depan pabrik Indo Djati atau Indo Veneer, Kamis (4/10/2018) dini hari.

Dua orang yang meninggal adalah penumpang mobil Colt L300, Sulami dan Lamek, keduanya warga Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Boyolali. Mobil Colt L300 berpelat nomor AD 1658 RM yang mereka tumpangi menabrak truk Nissan berpelat nomor H 1827 FS.

“Kami belum bisa mendapat keterangan lebih terperinci karena sopir L300, Supri, 28, warga Desa Gedangan, Cepogo, Boyolali, dan penumpang L300 lainnya terluka cukup serius dan dirawat di Rumah Sakit Brayat Minulyo, Solo. Jadi data sementara yang kami dapat baru itu,” ujar Kanit Laka Polres Karanganyar, Iptu Sutarno, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, ketika dihubungi telepon selulernya, Kamis.

Menurut Sutarno, ada satu penumpang L300 lainnya yaitu Sukiyem, warga Desa Gedangan, Cepogo, Boyolali, yang terluka dan harus dirawat di RS Brayat Minulyo. Sukiyem menderita luka di dada.

Kecelakaan yang merenggut dua nyawa ini bermula ketika truk Nissan yang dikemudikan, Yulianto, 64, warga Mudal, Kecamatan/Kabupaten Boyolali, melaju dari barat ke timur. Kendaraan tersebut berhenti di dekat pintu masuk Indo Djati.

Ketika itu, truk yang akan masuk ke Indo Djati itu berhenti di dekat tempat kejadian karena pintu pabrik masih tertutup.

Saat menunggu pintu pabrik dibuka itulah tiba-tiba terdengar suara benturan keras dari belakang. Truk Nissan yang dikemudikan Yulianto ini diseruduk mobil L300 yang juga melaju dari barat ke timur.

“Untuk sementara ini kami belum bisa menetapkan siapa yang menjadi tersangka karena masih butuh penyelidikan lebih lanjut. Tapi kalau melihat kejadiannya yang dini hari itu, ada kemungkinan sopir L300 mengantuk,” ujar Sutarno.

Terpisah, Kepala Desa Blulukan, Slamet Wiyono, mengatakan di PT Indo Djati sering kali ada truk besar mondar-mandir keluar masuk pabrik itu. Truk-truk tersebut mengangkut bahan-bahan baku.

“Saya tidak tahu persis kecelakaan tersebut. Imbauan kami pengguna jalan yang melintas di dekat Indo Djati agar hati-hati. Tempat ini dekat perbatasan dengan wilayah Kota Solo yang ramai,” ujar dia.