Inspiratif! Driver Ojol Solo Ini Sumbangkan Penghasilan untuk Korban Gempa Palu

Hafiz Agung Nugroho, driver ojol inspiratif dari Solo (Solopos.com/Chelin Indra Sushmita)
06 Oktober 2018 07:10 WIB Chelin Indra Sushmita Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Gempa dan tsunami di Palu serta Donggala, Sulawesi Tengah, berkekuatan 7,4 Skala Richter yang terjadi Jumat (28/9/2018), menyisakan sejuta duka. Seribuan nyawa melayang akibat bencana dahsyat tersebut. Sejumlah orang berinisiatif menggalang dana demi membantu korban bencana alam tersebut, seperti seorang pengemudi ojek online asal Kota Solo, Jawa Tengah, Hafidz Agung Nugroho.

Pria berusia 24 tahun yang merupakan warga Cinderejo Kidul, Gilingan, Solo, menyumbangkan pendapatannya dari hasil mengojek selama sehari untuk korban gempa Palu dan Donggala. Hafidz Agung Nugroho memulai aksi sosialnya pada Jumat (5/10/2018).

"Ini saya inisiatif menyumbangkan penghasilan selama sehari untuk korban gempa Palu dan Donggala. Aksi ini panggilan hati yang saya lakukan mulai hari ini. Mumpung hari Jumat longgar," kata Hafidz kepada Solopos.com.

Mengojek merupakan pekerjaan sampingan Hafidz Agung Nugroho. Sehari-hari, dia bekerja sebagai karyawan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Aisyiyah Solo. Meski demikian, pendapatannya dari mengojek cukup banyak. Dalam sehari, dia bisa mendapatkan penghasilan bersih sekitar Rp100.000 hingga Rp150.000.

Hafiz Agung Nugroho (Solopos.com-Chelin Indra Sushmita)

"Ngojek ini sampingan setelah dapat pekerjaan lain. Hasilnya ya lumayan, sekitar Rp100.000 sampai Rp150.000 per hari. Saya mulai mengojek setelah ashar sampai sekitar pukul 21.00 WIB. Nah, khusus hari ini hasil dari mengojek saya sumbangkan untuk korban gempa Palu," sambung dia.

Aksi sosial seperti ini bukan kali pertama dilakukan oleh Hafidz Agung Nugroho. Sebelumnya, dia sering membagikan nasi bungkus kepada kaum duafa yang berasal dari sumbangan pribadi dan rekan-rekan pengemudi ojek online lainnya di Solo.

Sementara aksi menyumbangkan penghasilan untuk korban gempa Palu dilakukan karena secara pribadi Hafidz Agung Nugroho ingin membantu. Dia sangat prihatin melihat kondisi korban gempa di Sulawesi Tengah yang butuh uluran tangan.

"Korban gempa di Palu kan kekurangan bantuan. Jadi, saya ingin membantu mereka. Sepengetahuan saya kan memang belum ada aksi dari pengemudi ojek online," imbuh dia.

Selama melakukan aksi sosial itu, Hafidz Agung Nugroho menempelkan tulisan ikonik di bagian belakang jaketnya. "Semua hasil pendapatan Gojek hari ini sepenuhnya akan disumbangkan untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah," demikian tulisan yang tertera pada kertas tersebut.

Hafidz Agung Nugroho mengaku bakal melanjutkan aksinya sampai beberapa hari ke depan. Dia juga berharap aksinya ini diikuti teman-teman seprofesinya. "Saya berharap teman-teman terinspirasi dan melakukan hal yang sama," tutupnya.