Seleksi Calon Sekda Solo, 7 Peserta Tersisa Wajib Ikuti 2 Tes Ini

Ilustrasi PNS. (Solopos/Dok)
06 Oktober 2018 17:00 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak tujuh calon bursa seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Solo lolos dalam uji kompetensi. Mereka selanjutnya akan mengikuti tahapan akhir berupa tes wawancara dan kesehatan.

Tujuh calon tersebut adalah Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo Siti Wahyuningsih, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Solo Rakhmat Sutomo, Kepala Satpol PP Solo Sutarjo.

Kemudian Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Solo Suwarto, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Solo Gatot Sutanto, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Solo Ahyani, serta Kepala Inspektorat Kabupaten Sragen Wahyu Widayat.

Nantinya Panitia Seleksi (Pansel) akan menentukan tiga nama calon Sekda untuk disodorkan kepada Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo.

“Kami sudah menggelar rapat pleno menentukan hasil uji kompetensi. Dari hasil rapat pleno, tujuh peserta dinyatakan lolos ke tahap lanjutan,” kata Ketua Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) Sekda Solo, Anwar Hamdani, ketika dijumpai wartawan di Balai Kota Solo, Jumat (5/10/2018).

Anwar Hamdani mengatakan rapat pleno dalam menentukan kelulusan sempat terjadi beda pendapat di antara anggota pansel. Sebagian anggota menghendaki ada yang tidak lulus bagi peserta dengan peraih peringkat enam dan tujuh.

Dengan harapan tinggal menyisakan lima peserta untuk maju dalam tes akhir. Namun hasil rapat pleno seluruh anggota Pansel menyepakati tujuh peserta calon Sekda lolos uji kompentensi. Pertimbangannya skor nilai ketujuh peserta tersebut masuk kategori Masih Memenuhi Syarat (MMS).

“Sesuai standar nilai keseluruhan hasil tes uji kompetensi dinyatakan MMS adalah 81%-100%. Dan tujuh calon semuanya dinyatakan MMS,” katanya.

Tahap selanjutnya, Anwar mengatakan peserta seleksi akan mengikuti tahap wawancara akhir dan uji kesehatan. Wawancara akhir akan dilaksanakan oleh Pansel pada Selasa (9/10/2018) ruang rapat Wali Kota. Sedangkan uji kesehatan akan dilaksanakan oleh RSUD Ngipang Solo.

Dalam tes wawancara tersebut, peserta akan ditanya pansel yang beranggotakan lima orang secara bergantian terkait loyalitas, integritas, minat, motivasi, perilaku, dan karakter.

“Setelah wawancara akhir, pansel akan mengadakan rapat pleno untuk menentukan tiga nama yang diajukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Wali Kota,” katanya.

Pansel memprediksi akan mengalami kesulitan untuk menentukan tiga nama tersebut, karena semua peserta memiliki kelebihan dan memiliki peluang sama.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menginginkan calon sekda nantinya mampu mengoordinasikan kebijakan wali kota ke seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), memahami anggaran dan mampu memimpin Tim Anggaran Pemerintah daerah (TAPD).

“Sekda harus memiliki kemampuan komunikasi baik, serta loyal terhadap Pemkot, bukan orang per orang. Itu yang penting,” katanya.