Pagar Makan Tanaman, Remaja 15 Tahun di Sragen Dihamili Pakde Sendiri

ilustrasi pencabulan. (Solopos/Whisnu Paksa)
06 Oktober 2018 18:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN — Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) Sragen menangani kasus pencabulan dengan korban berumur 15 tahun, DS, yang hamil 8 bulan di wilayah Kecamatan Gondang.

Koordinator APPS Sragen, Sugiarsi, kepada solopos.com, Sabtu (6/10/2018), menuturkan tengah mendampingi seorang remaja berumur 15 tahun yang hamil 8 bulan, diduga karena dicabuli pakdenya sendiri.

Dia menyampaikan pelaku saat ini sudah diproses hukum di Polres Sragen.

“Anaknya ini [DS] baru duduk di kelas XI SMK [Sekolah Menengah Kejuruan]," ungkap Sugiarsi.

Dia menambahkan latar belakang keluarga DS memang memprihatinkan.

"Ibu dan bapak anak itu sudah cerai. Ibunya menjadi TKW [tenaga kerja wanita] di luar negeri dan bapaknya kerja di Maluku. DS itu anak tunggal dan dititipkan ke rumah budenya, yakni kakak dari bapaknya. Dan ternyata anak itu hamil dengan pelaku diduga pakdenya sendiri. Orang tua anak itu tidak terima dan melapor ke Polres Sragen,” kisah Sugiarsi.

Sugiarsi berkonsentrasi untuk merehabilitasi anak tersbeut, terutama berkaitan dengan kesehatan dan pendidikan korban.

Dia merasa senang karena setelah melahirkan nanti korban masih bersemangat untuk meneruskan sekolah.