Siap-Siap! 7 Menara Apartemen Bakal Hadir di Solo Utara

Maket Solo Urbana Residence saat peluncuran di Harris Hotel, Solo, Sabtu (6/10 - 2018). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)
07 Oktober 2018 18:15 WIB Bayu Jatmiko Adi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Tujuh menara apartemen bernama Solo Urbana Residence siap meramaikan kawasan Solo utara. Hunian vertikal tersebut ditargetkan selesai dibangun secara keseluruhan dalam dua tahun ke depan.

Bangunan tersebut akan menempati lahan seluas 1,6 hektare di pinggir Jl. Mojo dekat Jl. Ring Road. Kawasan tersebut sebagian berada di kawasan Karanganyar dan sebagian lagi masuk wilayah Kota Solo.

Ada tujuh tower yang disiapkan dengan ketinggian masing-masing antara tujuh hingga 12 lantai dengan total 1.400 unit hunian. Pengembang untuk pembangunan kawasan tersebut adalah PT Mulia Properti Indah yang merupakan anak perusahaan PT Agungtex.

Pada Sabtu (6/10/2018), PT Mulia Properti Indah melakukan peluncuran perdana Solo Urbana Residence. Hal itu menandai dimulainya tahapan pemasaran dari proyek properti terintegrasi itu.

CEO PT Mulia Properti Indah, Novi Imelly, mengatakan Solo Urbana Residence merupakan kawasan terpadu yang mengusung konsep urban smart living. Salah satu kekuatan properti ini adalah dibangun di sekitar kampus perguruan tinggi, seperti Institut Seni Indonesia (ISI) Solo, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, serta Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta.

Lokasi yang dikelilingi kampus disebut sebagai potensi pasar yang kuat. Setiap tahunnya akan ada ribuan mahasiswa baru yang masuk ke perguruan tinggi tersebut.

Berbagai fasilitas di Solo Urbana Residence diharapkan menjadi daya tarik tersendiri. Tipe hunian yang ditawarkan di antaranya Studio 18 meter persegi, Studio Plus dengan luas 24 meter persegi, sampai dengan satu kamar tidur dengan luas 30 meter persegi.

Harga yang ditawarkan saat ini mulai Rp250 juta/unit. Uang muka 10% diangsur selama 18 bulan. Disebutkan pula salah satu fasilitas utama yang akan jadi ikon apartemen lowrise (bangunan tidak terlalu tinggi) tersebut adalah elevated garden.

Area tersebut akan menjadi ruang terbuka untuk berbagai kegiatan. Novi mengatakan keuntungan lain yang bisa didapatkan dengan membeli hunian di Solo Urbana Residence adalah capital gain yang pasti.

Diperkirakan kenaikan nilai properti sekitar 20% per tahun. Sementara itu hingga Sabtu sore, dikatakan sudah ada dua tower yang terjual. Total ada sekitar 500 hunian yang telah dipesan.

"Di tower A sudah terpesan 318 unit, di tower B sudah terpesan 224 unit. Ini luar biasa potensinya" kata Novi dalam jumpa pers peluncuran Solo Urbana Residence di Harris Hotel, Sabtu.

Dia membagi konsumen apartemen menjadi tiga golongan, yaitu end user, investor yang menyewakan kembali, dan kalangan pengelola apartemen yang sudah melakukan bisnis di apartemen-apartemen lainnya.

Komisaris Utama PT Mulia Properti Indah, Wiryawan Arya, mengatakan kekuatan properti tersebut adalah lokasi.

"Lokasinya hanya lima menit dari kampus UNS, 10 menit dari pintu gerbang tol Kebakkramat, dan bersebelahan dengan kampus ISI. Untuk itu kami sangat yakin berinvestasi dalam pengembangan tempat ini," kata dia.