Begini Jalannya Pembongkaran dan Autopsi Jenazah Ibu Muda Boyolali

Sejumlah polisi mengamankan jalannya autopsi jenazah NS di Desa Kebongulo, Musuk, Boyolali, Minggu (7/10 - 2018). (Solopos/Nadia Lutfiana Mawarni)
07 Oktober 2018 14:15 WIB Nadia Lutfiana Mawarni Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Aparat Polres Boyolali membongkar makam dan mengautopsi jenazah ibu muda berinisial NS, 22, warga Dukuh Gumukrejo, Desa Kebongulo, Musuk, Boyolali, Minggu (7/10/2018) pagi.

Autopsi itu melibatkan tim forensik, Polres Boyolali, dan Polda Jawa Tengah. Tujuannya mengetahui secara pasti penyebab kematian NS.

NS meninggal secara misterius, Senin (1/10/2018) lalu. Proses autopsi dilakukan dengan membongkar makam NS yang terletak di Permakaman I Sundigong Dukuh Gumukrejo RT 008/RW 003 Desa Kebongulo.

Selain anggota kepolisian, tampak hadir menyaksikan autopsi adalah perangkat desa, keluarga NS, dan keluarga suami NS.

Sementara suami NS, H, tidak tampak hadir di permakaman. Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi mengatakan proses autopsi itu salah satu bagian penyidikan kasus kematian NS.

"Guna mendukung proses penyidikan kami membongkar makam dan mengautopsi mayat bekerja sama dengan Polda Jateng untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Hal ini sekaligus agar tidak ada pertanyaan di kemudian hari terkait kematian korban," kata dia kepada wartawan di sela-sela proses autopsi.

Aries berharap kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi warga setempat apabila menemukan lagi kasus kematian yang tidak wajar. Mereka bisa terlebih dahulu memeriksakan kondisi jenazah keluarga yang menjadi korban ke rumah sakit.

Dengan perkembangan ilmu kedokteran forensik, hasil pemeriksaan bisa menjadi landasan bagi proses penyidikan selanjutnya. Hasil autopsi nantinya diberikan kepada penyidik untuk mengarahkan ke mana harus mencari bukti selanjutnya.

Aries menambahkan saat ini kepolisian baru mengumpulkan semua bukti dari masyarakat baik keluarga, orang yang memandikan, sampai yang menguburkan.

Namun, Polres Boyolali sampai sejauh ini belum menetapkan calon tersangka atas kasus kematian NS. Seperti diberitakan sebelumnya, NS dikabarkan meninggal mendadak di rumahnya.

Saat meninggal sejumlah warga melihat suami dan kedua orang tua NS di samping jenazah NS. Informasi yang dihimpun Solopos.com dari sejumlah tetangga menyebutkan NS meninggal dalam posisi tengkurap dengan rambutnya yang panjang mengarah ke depan.

Ada sejumlah luka lebam di pelipis dan beberapa bagian tubuhnya. NS merupakan ibu rumah tangga yang sudah memiliki satu anak berusia sekitar empat tahun.

Suami NS, H, berusia sekitar 30 tahun dan bekerja sebagai pedagang ternak. Hingga berita ini diturunkan polisi masih menunggu hasil autopsi.