Bupati Karanganyar Curhat ke Gubernur Ingin Segera Dilantik

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meletakkan batu pertama anak tangga menuju puncak Gunung Lawu Karanganyar, Jumat (17/8 - 2018). (Solopos/Ponco Suseno)
07 Oktober 2018 21:15 WIB Ponco Suseno Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Bupati terpilih Karanganyar 2018-2023, Juliyatmono, ngebet ingin segera dilantik oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Jika sudah dilantik, Juliyatmono merasa lebih tenang dan bisa lebih fokus bekerja membangun Bumi Intanpari di waktu mendatang.

Hal itu diungkapkan Juliyatmono di sela-sela acara bertajuk Relawan Projo bersama Tim Kampanye Daerah 2019 Menang di Hotel Taman Sari Karanganyar, Sabtu (6/10/2018).

Dalam acara konsolidasi sukarelawan dan parpol pendukung pasangan calon nomor urut 1, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, di Pilpres 2019 itu, Juliyatmono ingin dilantik paling lambat pertengahan Desember mendatang.

“Saya berharap dapat dilantik tepat waktu, yakni 15 Desember 2018 agar kami juga dapat fokus berjuang memenangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin [di Pilpres 2019],” kata Juliyatmono.

Sebagaimana diketahui, Juliyatmono yang menggandeng Rober Christanto ditetapkan sebagai pasangan calon pemenang di Pilkada Karanganyar 2019. Perpaduan politikus Partai Golkar dan PDIP di Bumi Intanpari itu meraup suara hingga 296.895 suara atau 56,21 persen.

Pasangan calon tersebut mengalahkan Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih. Di periode sebelumnya, Juliyatmono menggandeng Rohadi Widodo.

Masa jabatan (AMJ) Juliyatmono-Rohadi Widodo akab berakhir pertengahan Desember 2018. Di sisa tahun anggaran (TA) 2018, Juliyatmono memimpin Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar seorang diri karena Rohadi Widodo selaku wakil bupati (wabup) Karanganyar mengundurkan diri sebagai syarat mencalonkan diri dalam Pemilu Legislatif 2019.

Menyikapi keinginan Juliyatmono yang ingin segera dilantik, Ganjar Pranowo mengaku juga memiliki keinginan yang sama. “Jika saya bisa melantik besok, saya segera melantik Pak Juliyatmono sebagai bupati terpilih,” katanya.