29 Lowongan CPNS Sragen Tak Diminati, Bupati Yuni Heran

Ilustrasi tes CPNS. (Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)
08 Oktober 2018 21:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sragen mencatat jumlah pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) Sragen 2018 per Senin (8/10/2018) pagi sebanyak 1.240 orang.

Tahun ini Pemkab Sragen mendapat kuota menerima 505 CPNS. Dari jumlah tersebut, 29 lowongan dengan kuota 47 CPNS minim peminat bahkan nol pendaftar.

BKPP mengimbau supaya sisa waktu tujuh hari ke depan dimanfaatkan warga Sragen untuk segera mendaftar seleksi CPNS.

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati sampai heran dengan banyaknya lowongan yang tanpa pendaftar tersebut. Dia membandingkan saat seleksi perangkat desa (perdes) di mana pendaftarnya sampai 3.000 orang lebih.

Sementara lowongan CPNS sampai H-7 pendaftaran baru 1.240 orang. “Jarene golek gawean angel nganti do titip [katanya mencari pekerjaan sulit sampai pada titip]. Ini ada lowongan CPNS pendaftarnya baru 1.240 orang. Bahkan masih ada beberapa formasi guru SD nol pendaftar, seperti SDN 2 Klandungan Ngrampal, SDN 3 Sidoharjo, tidak ada satu pun pendaftar,” ujar Yuni, sapaan Bupati, seusai melantik para kepala sekolah dan pengawas TK/SD di Pendapa Sumonegaran Sragen, Senin (8/10/2018).

Semula Yuni memprediksi jumlah pendaftar CPNS mencapai 10.000 orang. Dengan kondisi sekarang, Yuni pesimistis prediksi tersebut bisa terealisasi.

Dia meminta informasi masih adanya lowongan yang kosong pendaftar bisa disebarluaskan kepada khalayak umum. Dia tidak ingin peluang tersebut disia-siakan karena persaingan itu hanya berlaku untuk setiap lowongan.

“Misalnya di SDN 4 Gilirejo yang mendaftar 17 orang ya 17 orang itu yang bersaing untuk merebut satu kursi,” tambahnya.

Kepala BKPP Sragen Sarwaka saat ditemui wartawan menjelaskan lowongan yang masih kosong pendaftar cukup banyak. Lowongan dokter spesialis saja dari kuota 20 CPNS yang mendaftar hanya satu orang.

Yang masih kosong lainnya, sebut Sarwaka, ada sejumlah SDN, puskesmas, dan disabilitas. Dia mengimbau kepada masyarakat supaya memanfaatkan sisa waktu tujuh hari untuk segera mendaftar lowongan CPNS tersebut.

“Minimnya animo pendaftar CPNS di Sragen disebabkan susahnya akses saat pendaftaran online di sscn.bkd.go.id. Kami memprediksi jumlah pendaftar CPNS hanya 2.500 orang per kabupaten/kota di Soloraya. Laporannya, seperti Klaten itu jumlah pendaftarnya masih di bawah Sragen. Daerah lainnya juga ada yang jumlah pendaftarnya sampai 1.500-2.000 orang,” jelasnya.

Berikut data 29 lowongan CPNS Sragen yang kosong pendaftar per Senin (8/10/2018)
1.  CPNS dari Honorer untuk Dinas Kesehatan:  1 orang
2.  Disabilitas untuk Dinas Arsip dan Perputakaan Daerah: 1 orang
3.  Disabilitas untuk Dispendukcapil: 1 orang
4.  Disabilitas untuk Disdikbud: 1 orang
5.  Disabilitas (dokter) untuk RSUD dr. Soeratno Gemolong:  1 orang
6.  Dokter spesialis untuk RSUD Sragen/Gemolong: 19 orang
7.  Guru kelas SDN 2 Bandung Ngrampal:  1 orang
8.  Guru kelas SDN 2 Gabugan Tanon: 1 orang
9.  Guru kelas SDN 4 Gilirejo Miri: 1 orang
10. Guru kelas SDN 1 Glonggong, Gondang: 1 orang
11. Guru kelas SDN 2 Hadiluwih, Sumberlawang:  1 orang
12. Guru kelas SDN 1 Karangmalang, Masaran: 1 orang
13. Guru kelas SDN 2 Klandungan, Ngrampal:  1 orang
14. Guru kelas SDN 3 Sepat, Masaran: 1 orang
15. Guru kelas SDN 3 Sidoharjo, Sidoharjo: 1 orang
16. Guru kelas SDN 1 Tlogotirto, Sumberlawang: 1 orang
17. Guru kelas SDN 3 Tlogotirto, Sumberlawang: 1 orang
18. Dokter Puskesmas Jenar:  1 orang
19. Dokter Puskemas Gondang: 1 orang
20. Dokter Puskesmas Kalijambe: 1 orang
21. Sanitarian Puskemas Kalijambe: 1 orang
22.  Dokter Puskesmas Sambirejo: 1 orang
23: Sanitarian Puskesmas Gesi: 1 orang
24. Dokter gigi Puskesmas Miri: 1 orang
25. Sanitarian Puskesmas Miri: 1 orang
26. Dokter gigi Puskesmas Mondokan: 1 orang
27. Sanitarian Puskesmas Plupuh 2: 1 orang
28. Dokter Puskesmas Sumberlawang: 1 orang
29. Dokter Puskesmas Tanon 1: 1 orang
Total 47 orang
Sumber: BKPP Kabupaten Sragen (trh)