Angin Kencang Rusak Rumah di Jenawi dan Jatiyoso Karanganyar

Anggota BPBD Karanganyar bersama warga sekitar mengevakuasi korban dan rumah terdampak angin kencang, Minggu (7/10 - 2018). (Istimewa/BPBD Karanganyar)
09 Oktober 2018 17:15 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sejumlah rumah di Kecamatan Jenawi dan Kecamatan Jatiyoso rusak akibat angin kencang yang melanda Karanganyar, Minggu (7/10/2018).

Data yang dihimpun Solopos.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, angin kencang terjadi di Jenawi dan Jatiyoso pada Minggu dini hari.

Kejadian pertama di Dukuh Glagah, RT 005/RW 002, Desa Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi. Angin kencang menerjang dua rumah milik Hartono Sarimo, 50, dan Supardi, 45, pukul 02.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, angin kencang mengangkat atap rumah milik Hartono. Setelah itu, atap rumah menghantam rumah Supardi.

Rumah kedua korban tidak jauh. Rumah Supardi berada di sebelah barat rumah Hartono. Akibat kejadian itu rumah ukuran 5 meter x 8 meter milik Supardi rusak.

Angin kencang juga mengamuk di Dukuh Ngantirejo, RT 003/RW 003, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, pukul 04.00 WIB. Perangkat desa setempat, Rahmat Jumali, 42, melaporkan kejadian itu kepada polisi.

Angin kencang merusak sejumlah rumah, seperti dapur rumah ukuran 3 meter x 6 meter milik Painem, 56, dan atap rumah milih Warni, 50.

Akibat kejadian itu, Warni mengalami kerugian berupa 12 lembar seng ukuran 1 meter x 3 meter dan delapan batang kayu yang rusak.

Sekretaris BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mewakili Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar, Bambang Djatmiko, menuturkan sejumlah anggota BPBD mengecek lokasi kejadian. BPBD kemudian berkoordinasi dengan pemerintah desa, sukarelawan, warga sekitar, TNI/Polri untuk mengevakuasi korban.

"Tim BPBD ke lokasi mengecek dampak bencana angin kencang. Kami ambil tindakan cepat. Bekerja sama dengan warga sekitar, sukarelawan, TNI/Polri, dan lain-lain," kata Hendro saat dihubungi Solopos.com, Selasa (9/10/2018).

Selain angin kencang, BPBD Karanganyar juga menerima laporan rumah warga Dusun Kesongo, RT 002/RW 004, Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo, retak pada Rabu (26/9/2018). Bangunan rumah milik Sugimin, 58, retak di sejumlah bagian, seperti dinding dapur ukuran 10 meter x 3 meter, kamar mandi 2 meter x 3 meter, kamar tidur 3 meter x 3 meter.

"Kasusnya seperti di Buntung, Desa Gerdu. Warga masih tinggal di rumah itu. Tetapi saat hujan, warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Begitu hujan reda, mereka kembali ke rumah," tutur dia.