10 Hari Hilang, Nenek Wonogiri Ternyata Meninggal di Ladang

Warga mengevakuasi mayat Sri Lestari, 70, yang meninggal di perbukitan Damon, Hargorejo, Tirtomoyo, Wonogiri, Selasa (9/10 - 2018). (Istimewa/Humas Polres Wonogiri)
09 Oktober 2018 18:40 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Sri Lestari, 70, warga Pagutan RT 002/RW 003, Hargorejo, Tirtomoyo, Wonogiri, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di perbukitan di Dusun Damon, Hargorejo, Selasa (9/10/2018) pukul 09.30 WIB.

Nenek-nenek tersebut dilaporkan menghilang sejak 30 September lalu. Kapolsek Tirtomoyo, AKP Sarno, kepada wartawan, Selasa, mengatakan mayat Sri kali pertama ditemukan Sutarmi, 55, warga Damon, yang tengah bekerja di ladang.

Saat Sutarmi mencangkul di ladangnya di perbukitan, dia mencium bau tak sedap yang sangat menyengat. Kemudian dia mencari sumber bau tersebut.

Dia menemukan mayat seorang perempuan. Selanjutnya dia menginformasikannya kepada warga lainnya.

Menurut Kapolsek, setelah diidentifikasi mayat tersebut adalah Sri Lestari yang dilaporkan hilang sejak 30 September. Identitas mayat diketahui dari pakaian serta kerudung yang dikenakan dan barang-barang yang ditemukan di dekatnya, seperti sepasang sandal jepit dan sabit.

Menurut keluarganya, pakaian dan kerudung itulah yang dikenakan Sri saat meninggalkan rumah pada 30 September lalu. Sandal dan sabit itu juga milik Sri.

Dari hasil pemeriksaan petugas medis, di tubuh Sri tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun polisi belum dapat memastikan penyebab Sri meninggal dunia. 

“Sampai sekarang kami belum dapat memastikan, bahkan menduga mengenai penyebab kematian korban. Tidak ada saksi dan tubuh Sri sudah membusuk,” kata Kapolsek mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Robertho Pardede.