Sehari, Rumah 2 Warga Sragen Ludes Terbakar Dipicu Korsleting

Petugas pemadam kebakaran, BPBD, serta warga berusaha memadamkan api yang membakar rumah milik Harjo di Kutorejo RT 020, Kedawung, Kecamatan Mondokan, Sragen, Rabu (10/10/2018). (Istimewa - BPBD Sragen)
10 Oktober 2018 20:35 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN — Si jago merah menghanguskan dua rumah milik dua warga di dua lokasi berbeda di Sragen, Rabu (10/10/2018). Kerugian material dalam dua kejadian itu diperkirakan mencapai Rp115 juta.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, menyampaikan kejadian kebakaran kali pertama terjadi pada pukul 09.30 WIB di Dukuh Kalioso RT 003, Desa Jetiskarangpung, Kalijambe, Sragen.

Kebakaran di Kalijambe Sragen tersebut, kata dia, melalap rumah milik Sanjoyo, 45, yang dihuni lima anggota keluarga.

“Peristiwa itu diketahui oleh Tri Aji Santoso yang melihat ada kobaran api di dalam rumah Sanjoyo. Saat itu Tri langsung meminta tolong warga sekitar untuk memadamkan api. Bayan setempat, Rohmat, langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran Gemolong. Akhirnya setelah satu jam petugas pemadam kebakaran Gemolong dan warga berhasil memadamkan api. Kerugian diperkirakan mencapai Rp15 juta,” tuturnya.

Sugeng melanjutkan kejadian kedua terjadi pada pukul 14.00 WIB di Dukuh Kutorejo RT 020, Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Sragen. Dia menjelaskan kejadian kebakaran itu menimpa rumah model joglo pedesaan milik Harjo, 80.

“Kebakaran itu diketahui Mbah Harjo sendiri yang melihat kepulan asap di kandang sapi. Api sudah membakar tumpukan jerami. Api kemudian merembet ke rumah Mbah Harjo yang terbuat dari papan. Api diduga karena korsleting di kandang sapi,” ujarnya.

Dia mengatakan kebakaran tersebut bisa dikondisikan pada pukul 16.00 WIB. Dia mengungkapkan ada empat bangunan rumah milik Harjo yang ludes terbakar. Selain itu, kata dia, uang tunai Rp12 juta dan gabah sebanyak 35 karung juga ikut hangus terbakar.

“Kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta. Baik keluarga Mbah Harjo dan Sanjoyo terpaksa harus mengungsi ke rumah saudara karena kondisi rumah tidak bisa dihuni lagi. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sragen juga langsung mengirim bantuan logistik untuk dua keluarga itu,” tuturnya.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Mondokan AKP Kabar Bandiyanto menyampaikan rumah Harjo yang terbakar itu berukuran 12 meter x 20 meter dan 10 meter x 20 meter. Dia mengatakan Harjo sempat meminta tolong warga saat melihat api membakar kandang sapinya.

“Dua orang warga berusaha memadamkan api. Karena cuaca panas api sulit dipadamkan dan merembet ke rumah Harjo. Dari hasil penyelidikan ditemukan barang bukti berupa kabel listrik sepanjang 3 meter yang terbakar. Kebakaran diduga karena korsleting di kandang sapi,” tambahnya.