Pencuri Truk Sragen Dibekuk Setelah 4 Tahun Buron

Ilustrasi pencurian sepeda motor (Solopos/Whisnu Paksa)
11 Oktober 2018 21:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Buronan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berupa truk Mitsubishi berpelat nomor AD 1341 MD pada 2014 lalu tertangkap pada Rabu (10/10/2018) pukul 17.00 WIB.

Tim Reserse Mobile Satuan Reserse Kriminal Polres Sragen membekuk Jumarno alias Nobol, 23, warga Demak, di rumah saudaranya di Desa Jeragong, Karangawen, Demak.

Kasus tersebut dirilis Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Muryati mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui kepada wartawan, Kamis (11/10/2018) pagi.

Muryati menjelaskan Jumarno masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan menjadi target operasi (TO) dalam operasi Jaran Candi 2018.

Berdasarkan Laporan Polisi tertanggal 11 Juni 2014, kata dia, truk yang dicuri Jumarno itu adalah milik Rahmanto, 47, warga Male, RT 004/RW 002, Desa Mlale, Jenar, Sragen.

Pencurian itu dilakukan komplotan beranggotakan empat orang. Tiga pelaku sudah ditangkap dan sudah selesai menjalani hukuman sementara Jumarno baru tertangkap, Rabu lalu.

“Penangkapan buronan itu berawal Jumat [5/10/2018] lalu. Tim Resmob Polres Sragen menggali informasi kasus curanmor dengan kerugian Rp140 juta itu. Tim mendapat informasi Nobol yang menjadi DPO terlihat di Demak. Setelah mendapat informasi itu, tim Resmob Polres Sragen meluncur ke Demak pada Selasa [9/10/2018]. Kemudian pada Rabu [10/10/2018] pukul 17.00 WIB, buronan berhasil dibekuk,” ujarnya.

Muryati menjelaskan setelah dimintai keterangan ternyata buronan tersebut mengakui perbuatannya dan selanjutnya ditahan. Dia menjelaskan tim penyidik segera berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri untuk membuka berita acara kasus curanmor yang sudah inkracht.

“Penyidik melengkapi data itu dengan menggunakan saksi-saksi pada kasus curanmor di wilayah Desa Mlale, Jenar, Sragen,” tuturnya.