Pemuda Solo Ini Meninggal Saat Sedang Makan Di Warung Burjo

Warga mengevakuasi jasad Budi Susilo yang meninggal di warung makan burjo, Purwosari, Laweyan, Jumat (12/10 - 2018). (Solopos/Muhammad Ismail)
12 Oktober 2018 17:55 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Budi Susilo, 28, warga Kampung Kabangan, Sondakan, Laweyan, Solo, meninggal dunia saat sedang menikmati makan siang di warung makan burjo Jl. K.H. Samanhudi, Purwosari, Laweyan, Jumat (12/10/2018).

Informasi dihimpun Solopos.com, saat itu pukul 13.45 WIB dan Budi datang ke warung makan Burjo untuk makan siang. Budi memesan nasi oseng dengan lauk telur dadar. Sementara minumnya es sirup.

Saat baru menikmati makan siang itu, tiba-tiba Budi kejang-kejang dan terjatuh dari kursi. Melihat kejadian tersebut pegawai warung makan burjo menolong Budi dengan menghubungi puskesmas dan Polsek Laweyan.

Setelah dicek, Budi sudah meninggal. Budi langsung dibawa ke rumah duka oleh keluarganya.

“Dia [Budi] merupakan pelanggan tetap di warung burjo itu. Setiap istirahat makan siang selalu mampir di warung dengan memesan menu sama. Saya kaget melihat Budi kejang-kejang dan terjatuh dari kursi,” ujar karyawan warung burjo, Ahmad Sauki, 21, kepada wartawan, Jumat.

Sauki mengungkapkan Budi datang sendirian ke warung itu pukul 13.30 WIB. Sebelum kejadian tidak ada tanda-tanda mencurigakan di wajah Budi.

Kakak kandung Budi, Anggoro, mengatakan Budi selama ini punya riwayat sakit jantung. Hari itu sebelum berangkat kerja di rumah Budi sudah mengeluhkan sakit pada bagian dada.

Ia mengaku terkejut saat mendengar kabar adiknya meninggal di warung makan burjo. “Kami sudah mengiklaskan Budi. Kabar duka ini mengejutkan keluarga,” kata dia.

Kapolsek Laweyan, Kompol Ari Sumarwono, mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo membenarkan Budi meninggal karena sakit jantung.

“Kami tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Jasadnya dibawa langsung oleh keluarga menuju rumah duka untuk dimakamkan,” kata dia.