Rumah Kosong Colomadu Terbakar, Warga Dobrak Pintu untuk Padamkan Api

Kepala Desa Gawanan, Colomadu, Karanganyar, Mardiyanto, meninjau rumah yang terbakar, Jumat (12/10 - 2018). (Istimewa)
12 Oktober 2018 18:40 WIB Iskandar Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sejumlah pemuda Gawanan, Colomadu, Karanganyar, berjibaku memadamkan api yang membakar rumah kosong di desa tersebut, Jumat (12/10/2018) dini hari.

Mereka terpaksa mendobrak pintu rumah tersebut karena melihat asap pekat membubung tinggi dari salah satu kamar rumah yang tengah ditinggal mudik oleh penghuninya, Panji, ke Wonogiri.

“Kebetulan ketika terjadi kebakaran teman-teman masih menongkrong di luar rumah. Ketika melihat ada api rumah milik Pak Agung yang dikontrak Pak Panji untuk usaha salon ini, teman-teman langsung mendobrak pintunya dan masuk,” ujar Kepala Desa Gawanan, Mardiyanto, ketika dihubungi melalui telepon selulernya, kemarin.

Menurut dia, api sudah membesar saat pintu berhasil didobrak. Warga kemudian memanggil pemadam kebakaran.

Beberapa saat kemudian mobil pemadam kebakaran dari Solo, Karanganyar, dan Boyolali berdatangan. Dalam waktu sekitar satu setengah jam, api bisa dijinakkan.

Berdasar perkiraannya kerugian akibat kebakaran rumah di tengah kampung itu kira-kira Rp50 juta. “Korban jiwa dalam kebakaran ini tidak ada. Tetapi kebakaran ini cukup mengagetkan warga karena terjadi di tengah malam ketika warga sudah banyak yang tidur,” ujar dia.

Mardiyanto mengungkapkan kebakaran itu tak sampai tak menjalar ke rumah lainnya. Jarak rumah satu dengan lainnya cukup jauh sehingga relatif aman.

Sementara itu, Panji tiba di rumah itu kira-kira pukul 03.00 WIB setelah dihubungi sebelumnya. Diduga kebakaran ini terjadi akibat korsleting atau terjadi hubungan pendek arus listrik.

Guna meringankan beban korban, kata Mardiyanto, pada Jumat pagi Pemerintah Kecamatan Colomadu memberi bantuan berupa uang. Sedangkan BPBD Karanganyar memberi bantuan berupa sembako.