Hari Ini Polisi Boyolali Olah TKP Laka Bus Vs. Panther 7 Tewas

Petugas dari Polres dan Dishub Boyolali bersiap melakukan olah TKP tabrakan bus dengan Isuzu Panther di Mojosongo, Boyolali, Minggu (14/10 - 2018). (Solopos/Akhmad Ludiyanto)
14 Oktober 2018 09:25 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Aparat Polresta Boyolali, Minggu (14/10/2018) pagi ini, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut antara bus dengan minibus Isuzu Panther di Mojosongo.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (13/10/2018) itu menyebabkan 7 korban jiwa. Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi mengatakan olah TKP akan dilakukan dengan metode traffic analysis accident (TAA).

"Pagi ini akan dilaksanakan olah TKP dengan metode TAA," ujarnya kepada wartawan melaui pesan singkat, Minggu.

Sementara itu, saat ini di lokasi sudah hadir petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali dan Solo dan melakukan pengamatan di lokasi.

Seperti diberitakan bus Hino menghantam sebuah mobil Isuzu Panther di Pertigaan Wika, sebelah barat Ayam Penyet Rejosari, jalan Boyolali-Solo, Dukuh Pomah RT 004/RW 001, Desa/Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Sabtu.

Tujuh orang tewas dalam tabrakan yang menimbulkan suara sangat keras itu. Semuanya penumpang Isuzu Panther.

Bagian depan bus menabrak bagian depan mobil Isuzu Panther sehingga menyebabkan mobil ringsek sementara bus terguling. Bus diketahui kosong tanpa penumpang.

Di dalamnya hanya terdapat seorang sopir, Arif Hartanto, 46, asal Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, Klaten. Arif selamat dalam kejadian nahas tersebut. Namun hingga kini polisi belum menemukan SIM milik Arif.