Atlet Klaten Diimingi-Imingi Bonus Rp25 Juta untuk Emas Proprov Jateng 2018

Seratusan atlet berfoto dengan pejabat di Klaten saat pengukuhan atlet Porprov Jawa Tengah 2018 di Saroga KONI Klaten, Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, Jumat (12/10 - 2018). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
14 Oktober 2018 06:15 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Klaten menargetkan atlet Klaten meraih 27 emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng), Jumat-Kamis (19-25/10/2018) mendatang. Bonus disiapkan bagi para atlet peraih medali.

Ketua KONI Klaten, Otto Saksono, mengatakan dari 35 cabang olahraga (cabor), atlet Klaten mengikuti 25 cabang olahraga. Jumlah total atlet sekitar 165 orang.

“Pada Januari-Juni 2018 sudah dilakukan semi TC [training center]. Sementara, Juli-September digelar TC penuh untuk seluruh cabor,” kata Otto Saksono saat pengukuhan kontingen Porprov Klaten di Sarana Olahraga (Saroga) KONI Klaten, Jumat (12/10/2018) siang.

Dari seratusan atlet itu, KONI Klaten menargetkan mampu mearih 27 emas. Otto menjelaskan target tersebut realistis. Pada Porprov Jateng 2013 lalu, atlet Klaten meraih 25 emas dan berada di peringkat delapan dari total 35 kabupaten/kota di Jateng.

“Insyaallah target perolehan medali terpenuhi. Syukur-syukur bisa meleset bertambah medali,” katanya.

Terkait lokasi pertandingan Porprov Jateng, Otto menjelaskan tak hanya digelar di Kota Solo sebagai tuan rumah. Otto mencontohkan cabor balap motor, golf, serta senam digelar di Semarang. Cabor panahan dan tenis meja digelar di Karanganyar.

Cabor aeromodeling digelar di Blora sementara cabor futsal dan sepak takraw digelar di Boyolali. Sementara, cabor gantole digelar di Wonogiri. Babak penyisihan cabor sepak bola digelar di Klaten, Sukoharjo, Sragen, dan Karanganyar.

“Sesuai keputusan panitia besar, Klaten ditunjuk menyelenggarakan babak penyisihan, semifinal, dan final sepak bola,” kata Otto. 

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan ada bonus yang disiapkan untuk para atlet peraih medali. Untuk peraih medali emas, bonus yang disiapkan yakni Rp25 juta. Peraih medali perak senilai Rp15 juta, dan peraih medali perunggu Rp10 juta.

Bonus yang disiapkan bersumber dari APBD yang digelontorkan ke KONI Klaten. “Ini sebagai wujud penghargaan kepada seluruh atlet. Ini juga untuk menambah semangat mereka berjuang mendapatkan hasil terbaik,” kata Sri Mulyani.