Belum Diajak Berembuk Soal Tol Solo-Jogja, Bupati Klaten Minta Ini

Foto aerial simpang susun Adiwerna ruas Tol Pejagan-Pemalang di Tegal, Jawa Tengah, Jumat (18/5 - 2018). (Antara / Hafidz Mubarak A)
15 Oktober 2018 21:15 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Pemkab Klaten hingga kini belum mendapat kabar atau pun diajak berembul soal rencana pembangunan jalan tol Solo-Jogja-Kulonprogo pada 2019.

Jalan tol tersebut berpotensi melewati wilayah Klaten. Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan selama ini belum diajak rembukan soal rencana pembangunan jalan tol tersebut.

"Saya belum tahu atau belum diajak rembukan. Pelaksanannya kapan, titiknya kalau lewat Klaten di mana, kami memang belum menerima informasi," kata Mulyani saat berbincang dengan Solopos.com, Senin (15/10/2018).

Meski belum tahu, Mulyani mendukung rencana pembangunan jalan tol tersebut. Apalagi jika menguntungkan untuk percepatan akses mengatasi kepadatan lalu lintas.

Hanya, ia berharap pembangunan jalan tol tak mematikan daerah strategis. "Harapan saya juga jangan mematikan daerah strategis atau lahan produktif," ungkap dia.

Seperti diketahui, Klaten merupakan lumbung pangan nasional. Sesuai Peraturan Daerah (Perda) No. 11/2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), sawah lestari di Klaten seluas 32.451 hektare (ha).

Sekretaris Bappeda Klaten, Srihadi, juga menjelaskan hingga kini belum mendapat informasi rencana pembangunan jalan tol Solo-Jogja. "Belum ada informasi untuk soal itu," urai dia.

Ketua Badan Koordinasi Pelaku Ekonomi Daerah (BKPED) Klaten, Sunarto, menjelaskan rencana pembangunan jalan tol Solo-Jogja sudah lama didengungkan. Hanya, selama ini terkendala masalah pembebasan lahan.

“Kalau tidak salah rencananya jalan tol layang. Saya rasa tidak terlalu masalah dengan pembangunan jalan tol itu,” katanya.

Sunarto menuturkan keberadaan jalan tol memudahkan akses warga dari Solo ke Jogja apalagi volume lalu lintas kian padat. Dia berharap ada pintu keluar-masuk tol di wilayah Klaten.

Hal itu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bersinar. “Pintu keluar-masuk itu mungkin di daerah menjelang wilayah kota. Di Klaten sekarang banyak tempat wisata. Harapannya dengan jalan tol ini nanti bisa mendukung pertumbuhan wisata yang sudah ada,” urai dia.