2 Tempat Karaoke Solo Didatangi Polisi, Barang Bawaan LC Diperiksa

Aparat Polda Jateng menggeledah barang bawaan LC di Pion Eksekutif KTV dan Bar, Purwosari, Laweyan, Solo, Kamis (18/10 - 2018). (Solopos/Muhammad Ismail)
18 Oktober 2018 10:15 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Tim gabungan Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng dan Satnarkoba Polresta Surakarta merazia dua tempat hiburan malam di wilayah Laweyan, Solo, Kamis (18/10/2018) dini hari.

Dalam razia di dua lokasi tempat hiburan malam tersebut polisi tidak menemukan pengunjung atau pun lady companion (LC) yang membawa narkoba dan obat terlarang.

Pantauan Solopos.com, razia dimulai Rabu (17/10/2018) pukul 23.00 WIB sampai Kamis pukul 00.30 WIB. Kedua lokasi tempat hiburan yang didatangi polisi yakni Gravista Karaoke di Kelurahan Penumping dan Pion Eksekutif KTV dan Bar di Purwosari.

"Kami menggelar razia narkoba dengan sasaran tempat hiburan malam di Kota Bengawan sebagai upaya pencegahan peredaran narkoba pada pergantian tahun nanti," ujar Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda Jateng, AKBP Djoko Tjahjono, saat ditemui wartawan di Pion Eksekutif KTV dan Bar, Kamis.

Djoko mengungkapkan tempat hiburan malam paling rawan dijadikan sasaran lokasi peredaran narkoba serta obat terlarang. Ditresnarkoba Polda Jateng selama razia menggeledah semua barang bawaan milik pengunjung dan LC.

"Kami tidak menemukan narkoba di dua lokasi itu. Petugas menemukan dua liter miras ciu dibungkus plastik," kata dia.

Ditresnarkoba juga memberikan sosialisasi kepada pengunjung dan LC mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang.

"Kami setelah ini akan menggelar razia di tempat hiburan malam di Semarang. Wilayah Jateng banyak terdapat tempat hiburan malam sehingga perlu diawasi dengan razia narkoba," kata dia.

Kasatnarkoba Kompol Sugiyo mewakili Kapolesta Surakarta Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo menuturkan razia narkoba ini sangat efektif mencegah peredaran dan pengguna narkoba di Solo. Warga bisa membantu memberikan informasi ke polisi saat menemukan kasus penyalahgunaan narkotika di Solo.