Direhab, Objek Wisata Batu Seribu Sukoharjo Tambah Wahana

Salah satu wahana di objek wisata Batu Seribu, Sukoharjo. (Solopos/Dok)
19 Oktober 2018 14:15 WIB Trianto Heri Suryono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Objek wisata alam Batu Seribu di Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Sukoharjo, mulai direhab. Pengerjaan rehab dimulai awal Oktober lalu.

Pekerjaan itu dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan dengan dana Rp2,5 miliar. Lokasi wisata alam itu akan ditambahi area outbond dan kolam renang lama diperbaiki.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sukoharjo, Darno, saat diwawancarai wartawan di kantornya, Jumat (19/10/2018), mengatakan Batu Seribu menjadi salah satu lokasi andalan di Sukoharjo.

“Area Batu Seribu masuk kawasan Geopark Pegunungan Seribu dengan batuan karst yang diakui dunia. Perbaikan sarana wisata Batu Seribu sudah dimulai awal Oktober lalu di antaranya rehab kolam renang dan pembuatan area outbond,” jelasnya.

Mantan Kepala SMAN 1 Sukoharjo ini prihatin melihat kondisi wisata alam Batu Seribu sehingga perlu direhab. Menurutnya, anggaran APBD Sukoharjo senilai Rp2,5 miliar dimanfaatkan untuk membenahi sarana objek wisata mulai jalan area wisata, kolam renang, dan pintu masuk lokasi.

“Pintu masuk area wisata berupa patung hewan buaya dan gajah sudah rusak sehingga perlu perbaikan. Kami berharap jalan masuk lokasi wisata mulai dari kolam lele memiliki lebar enam meter. Saat ini, lebar jalan baru tiga meter.”

Dia mengatakan lebar jalan 3 meter belum memungkinkan kendaraan seperti sepur kelinci, minibus masuk ke lokasi wisata. Mantan Kepala SMAN 1 Tawangsari ini mengaku sudah berkoordinasi dengan dinas terkait soal pelebaran jalan.

“Dikbud fokus ke perbaikan area dan sarana wisata seperti kolam renang dan outbond. Ada penambahan kolam renang untuk anak-anak,” katanya.

Di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sukoharjo, pemenang proyek rehabilitasi penataan lokasi Objek Wisata Batu Seribu, Bulu adalah Puspa Jaya, Loireng RT 003/004, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jateng.

Harga penawaran senilai Rp2.143.853.000 dengan pagu senilai Rp2,349 miliar dan harga prakiraan sementara senilai Rp2.333.588.000. Lelang diikuti 23 peserta.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, saat meresmikan Terminal Tawangsari, menyatakan rehab objek wisata Batu Seribu sebagai penunjang keramaian terminal. Dia meminta Dikbud segera memaparkan DED sehingga kekurangan bisa segera dibenahi.

“Rehab objek wisata Batu Seribu diharapkan menarik minat masyarakat untuk berwisata. Naiknya kunjungan masyarakat otomatis akan meningkatkan kontribusi daerah dari retribusi.”

Berdasar pemantauan Solopos.com, Jumat, ruas jalan aspal selebar dua meter menuju lokasi wisata alam Batu Seribu sepi. Sebagian aspal dipenuhi sampah dedaunan yang jatuh dari pepohonan perindang di kanan kiri jalan menuju objek wisata itu.

Lorong pintu masuk wisata berupa mulut buaya gigi-giginya tertata rapi. Belalai dan gading patung gajah kecil di kanan kiri mulut buaya patah dan tidak terurus.

Program rehab tahun ini diharapkan kerusakan-kerusakan itu dibenahi sehingga menarik pengunjung.