Kerangka Dicor dalam Tong di Sukoharjo Pria Berumur Lebih dari 25 Tahun

Warga menyaksikan tengkorak manusia yang dicor di dalam tong di sekitar Jembatan Pondok, Grogol, Sukoharjo, Jumat (26/20 - 2018). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)
27 Oktober 2018 18:40 WIB Ratih Kartika/Trianto Hery Suryono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SOLO — Dua dokter forensiK RSUD dr. Moewardi Solo, Sabtu (27/10/2018), telah melakukan autopsi terhadap kerangka manusia dicor dalam drum yang ditemukan di bawah Jembatan Pondok, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.

Kasubbag Hukum dan Humas RSUD dr. Moewardi, Eko Haryati, menyatakan kerangka tersebut sebagai kerangka manusia dan sudah berumur dua bulan.

Dari hasil autopsi menyimpulkan kerangka manusia tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berusia lebih dari 25 tahun dan kurang dari 60 tahun.

“Dari kerangkanya tidak ada retak ataupun patah,” ujarnya. Eko Haryati menjelaskan hasil pemeriksaan autopsi menjelaskan dari kerangka tersebut tidak ditemukan tanda-tanda pemukulan atau pembunuhan.

Autopsi berlangsung dari pukul 09.00-11.00 WIB yang dilakukan oleh dua dokter forensik RSUD tersebut.

“Penyidikan selanjutnya akan diserahkan ke pihak yang berwajib dari Polsek [Grogol] maupul Polres [Sukoharjo],” ungkapnya.

Sementara itu, pihak dari Polsek Grogol juga ikut mengawasi pada saat pemeriksaan tersebut. Proses autopsi yang dilakukan oleh pihak RSUD sudah dilakukan dengan pemeriksaan fisik pasien.

Proses selanjutnya, kerangka manusia itu diserahkan kepada pihak kepolisian dan pihak rumah sakit hanya akan menjadi saksi ahli dalam proses persidangan nantinya.

Senada, Kapolsek Grogol AKP Dani Herlambang mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, yang dimintai konfirmasi via pesan Whatsapp mengatakan kerangka manusia itu diperkirakan berjenis kelamin laki-laki dengan kisaran usia 25 sampai 60 tahun.

Diberitakan sebelumnya, warga digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di pinggir Bengawan Solo tepatnya di sekitar tiang penyangga Jembatan Pondok, Jumat sekitar pukul 14.00 WIB. Saat ditemukan, kerangka manusia itu dicor beton di dalam tong.

Kerangka manusia kali pertama ditemukan pemulung rongsok bernama Muji Agung, warga RT 001/RW 004, Dusun Jengkangan, Parangjoro, Grogol, dan Ariyanto, warga RT 004/RW 003, Dusun Karangale, Kadokan, Grogol.