Ini Baju Milik Kerangka Manusia Dicor di Grogol Sukoharjo

Baju sweater yang ditemukan bersama kerangka manusia tertimbun cor-coran di Sukoharjo, Jumat (26/10 - 2018). (Istimewa/Polres Sukoharjo)
28 Oktober 2018 19:15 WIB Suharsih/Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Kerangka manusia tertimbun cor-coran di tong besi yang ditemukan pemulung di Jembatan Pondok, Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Jumat (26/10/2018), masih memakai baju, selimut, dan celana dalam.

Semua barang itu menjadi petunjuk awal polisi untuk mengungkap identitas kerangka manusia yang diperkirakan sudah tertimbun cor-coran selama dua bulan itu.

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com dari kepolisian, baju, celana dalam, dan selimut memang sudah sulit dikenali karena sebagian rusak dan bercampur limpur cor-coran.

Hanya kaus sweaternya yang masih bisa diliat ciri-cirinya, yakni bermotif garis-garis horizontal berwarna dasar putih ada tulisan "Black Endt" di dada sebelah kiri. Bagian depan baju itu tertutup lumpur dan warna putihnya sudah pudar.

“Ada baju bermotif garis-garis yang diduga milik kerangka orang itu. Kami masih berupaya keras menguak identitas diri kerangka manusia itu. Bisa jadi warga Sukoharjo, namun tak menutup kemungkinan warga luar Sukoharjo,” kata Kanit Reskrim Polsek Grogol, Iptu Siswanto, mewakili Kapolsek Grogol, AKP Dani Herlambang, saat berbincang dengan Solopos.com, Minggu (29/10/2018).

Diduga baju itulah yang kali terakhir dipakai oleh orang yang meninggal di dalam tong tersebut. Polisi meminta warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya atau mengenali baju itu diharapkan datang ke Mapolres Sukoharjo untuk mencocokkan ciri-cirinya.

Mengenai dugaan latar belakang maupun penyebab kematian laki-laki tertimbun cor-coran beton itu, polisi sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan sambil menunggu hasil autopsi dari RSUD dr. Moewardi Solo.