Anak Petugas Kebersihan Pasar Legi Solo Histeris Tak Bisa Temukan Ayahnya

Aprilia (kanan) akhirnya bertemu bapaknya, Widodo, yang sempat dikira hilang saat Pasar Legi Solo terbakar, Senin (29/10 - 2018). (Solopos/Irawan Sapto Adhi)
29 Oktober 2018 19:45 WIB Irawan Sapto Adhi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Seorang perempuan berbaju pink tiba-tiba berlari ke arah Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo, Subagiyo, di tengah keributan pemadaman api dan penyelamatan barang-barang saat kebakaran di Pasar Legi Solo, Senin (29/10/2018) petang.

"Bapak saya tidak ada, Pak, bapak belum ketemu," tangis perempuan bernama Aprilia, 21, warga Ngemplak, Boyolali, itu sambil menangis histeris.

Ayah Aprilia, Widodo, adalah petugas kebersihan di Pasar Legi Solo. Sejak kebakaran terjadi, Aprilia tak berhasil menemukan ayahnya di pasar tersebut.

Ia pun panik dan sudah berusaha mencari ayahnya di berbagai tempat namun tak ketemu. Subagiyo dibantu anggota DPRD Solo, Honda Hendarto, dan Anggota Staf Khusus Kementerian Perdagangan, Eva Yuliana, yang berada di lokasi berusaha menenangkan Aprilia.

Mereka meminta Aprilia menunggu saja biar petugas yang akan mencari ayahnya. Sekitar pukul 19.17 WIB, petugas menemukan Widodo di depan Masjid Nurul Falah.

Widodo kemudian dipertemukan dengan anaknya. Aprilia menangis saat bertemu ayahnya itu. "Mpun, Pak, muliho [Sudah, Pak, ayo pulang saja]," pinta Aprilia kepada Widodo.

"Boleh ya, Pak, bapak saya boleh pulang," tuntut Aprilia kepada Honda Hendarto.

Namun, Widodo menolak pulang karena ingin membantu-bantu di situ. Widodo sehari-hari memang bekerja di Pasar Legi di bagian kebersihan. Keduanya menghilang ke bagian lain pasar.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Solopos.com, api semakin merembet ke deretan kios di sisi selatan pasar. Sedangkan di bagian utara sudah mulai padam. Petugas damkar terus berjibaku memadamkan api.