1.500-an Los Pasar Legi Solo Terbakar, Api Diduga dari Ujung

Kebakaran melanda Pasar Legi, Solo, Senin (29/10 - 2018) malam. (Solopos / Nicolous Irawan)
29 Oktober 2018 21:46 WIB Irawan Sapto Adhi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Kebakaran di Pasar Legi Solo yang terjadi hingga Senin (29/10/2018) malam diperkirakan menghanguskan hampir semua los di dalamnya. Sumber api diduga berasal dari kios di bagian ujung atau selatan kantor pasar.

Embusan angin yang besar membuat api cepat membesar dan sulit dipadamkan. Diperkirakan kios dan los di Pasar Legi yang terbakar mencapai lebih dari 1.500 unit. "Los hampir semua habis," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Subagyo, kepada Solopos.com, Senin malam.

Di Pasar Legi, terdapat total 235 kios dan 1.485 los. Jumlah itu belum termasuk para pedagang yang berdagang di pelataran pasar sebanyak 550 orang sehingga total pedagang mencapai 2.269 pedagang.

Pantauan Solopos.com, los-los di lantai 2 Pasar Legi hampir semuanya terbakar dari utara hingga selatan. Pemadam kebakaran bersama kepolisian terus berupaya memadamkan api yang cepat menjalar sehingga belum bisa melakukan penyelidikan.

"Kami dibantu rekan TNI, total 300 personel dari pukul 17.00 WIB di lokasi. Kita sementara fokus ke pemadaman dulu. Setelah padam semua, dingin semua, kami baru olah TKP [tempat kejadian perkara]. Kami dibantu Damkar Soloraya, Semarang, Salatiga, water canon dari Polres se Soloraya. Sumber api dari kios di ujung [selatan kantor pasar] dan menjalar ke lain. Mengingat angin besar, api cepat menjalar," kata Kapolres Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, Senin.

Sebelumnya diberitakan Solopos.com, api merembet ke bagian selatan pasar. Sekitar pukul 18.30 WIB api sudah mengenai Gereja Bethany yang berada di sebelah timur pasar. Sebagian atap gereja sudah dilalap api.

Situasi itu membuat upaya penyelamatan barang-barang dagangan di dalam pasar tidak memungkinkan. Apalagi, situasi pasar gelap karena semua lampu di dalam pasar mati.

Pegawai kantor pengelola pasar berhasil mengamankan sejumlah barang dan arsip serta surat-surat penting. Semuanya diungsikan ke Balai Kota Solo.