Mayat Penuh Belatung Ditemukan di Sungai Bedodo Gatak Sukoharjo

Warga melihat proses evakuasi mayat di Sungai Bedodo, Gatak, Sukoharjo, Selasa (30/10 - 2018). (Istimewa/Warga Gatak Darsana)
30 Oktober 2018 18:40 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas ditemukan di Sungai Bedodo, Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Selasa (30/10/2018) sekitar pukul 14.30 WIB.

Saat ditemukan, bagian kepala mayat hanya tinggal tengkorak sementara tubuhnya sudah dipenuhi belatung.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, Selasa, mayat itu kali pertama ditemukan Sakti Pamungkas, warga Dusun Bedodo, Desa Belimbing, Kecamatan Gatak.

Kala itu, Sakti tengah buang air kecil di pinggir sungai. Sakti mencium bau busuk dari sampah dedaunan kering dan batang bambu yang menumpuk di pinggir sungai.

Dia lantas mencoba mencari tahu sumber bau busuk itu. Sakti terperanjat melihat ada tangan manusia bercampur sampah dedaunan kering. Dia lantas melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Gatak.

“Mayat yang ditemukan di sungai memakai kaus dan celana pendek yang sudah bercampur lumpur. Tidak ada bukti identitas diri yang ditemukan di saku celana maupun di sekitar lokasi kejadian,” kata Kapolsek Gatak, AKP Yulianto, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, kepada Solopos.com, Selasa.

Polisi langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasi mayat itu. Hanya bagian kepala mayat yang telah menjadi tengkorak. Sementara bagian tubuh lainnya masih utuh kendati dipenuhi belatung.

Mayat itu langsung dibawa ke RSUD Dr.Moewardi, Solo untuk diautopsi. “Kami masih melakukan identifikasi mayat di rumah sakit. Belum ada kesimpulan apa pun karena masih menunggu proses autopsi yang dilakukan tim dokter forensik,” ujar Kapolsek.

Diduga kuat, waktu kematian mayat itu sudah lebih dari sehari karena kondisi tubuh dipenuhi belatung. Petugas bakal memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait penemuan mayat di sungai itu.

Apabila ada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga bisa memberikan informasi kepada aparat kepolisian.