Kerangka Manusia Dicor di Sukoharjo, 2 Giginya Copot

Baju sweater yang ditemukan bersama kerangka manusia tertimbun cor-coran di Sukoharjo, Jumat (26/10 - 2018). (Istimewa/Polres Sukoharjo)
31 Oktober 2018 16:15 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Dua gigi bagian atas tengkorak manusia yang dicor di tong besi di sekitar tiang penyangga Jembatan Pondok, Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, copot.  Ciri-ciri tengkorak manusia itu dicocokkan dengan laporan orang hilang yang diterima aparat kepolisian.

Kapolsek Grogol, AKP Dani Herlambang, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, mengatakan berdasar hasil autopsi, dua gigi bagian atas tengkorak manusia laki-laki itu copot.

Saat ini, tengkorak manusia dan sejumlah barang yang ditemukan di tong besi masih di RSUD dr. Moewardi, Kota Solo.

“Bagian atas kiri [gigi tengkorak manusia] copot. Ini ciri-ciri spesifik dari tengkorak manusia yang ditemukan di sekitar Jembatan Pondok,” kata dia, saat berbincang dengan Solopos.com di Gedung Setda Sukoharjo, Rabu (31/10/2018).

Ada satu keluarga asal Kartasura yang datang ke Mapolsek Grogol untuk menanyakan ciri-ciri kerangka manusia. Namun, setelah dicocokkan dengan ciri-ciri kerangka manusia termasuk gigi bagian atas yang copot dan barang yang ditemukan di tong besi ternyata tak cocok.

Apabila ada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga sejak beberapa waktu lalu diminta segera melapor ke aparat kepolisian. “Petugas akan mencocokkan secara detail apakah ciri-ciri orang yang hilang cocok dengan ciri-ciri tengkorak manusia. Butuh ketelitia dan detail untuk mencocokkan hal itu,” ujar dia.

Kapolsek telah menerima hasil autopsi sementara kerangka manusia secara lisan dari tim dokter RSUD dr. Moewardi. Berdasar hasil autopsi itu disimpulkan kerangka manusia tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berusia lebih dari 25 tahun dan kurang dari 60 tahun.

Kerangka manusia diduga sudah sekitar dua bulan meninggal dunia. Namun, Kapolsek belum menerima kesimpulan hasil autopsi tengkorak manusia secara tertulis.

“Akan lebih jelas jika hasil autopsi tengkorak manusia secara tertulis sudah saya terima. Petugas masih berupaya keras mengungkap identitas diri tengkorak manusia termasuk menyebarkan ciri-cirinya di media sosial [medsos],” papar Kapolsek.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Grogol, Iptu Siswanto, menyatakan saat ditemukan, ada sejumlah barang di dalam tong besi seperti celana dalam warna cokelat, sprei, sobekan celana panjang, serta baju bermotif garis-garis bertuliskan Black Endt.

Barang-barang itu diduga milik kerangka manusia yang ditemukan pemulung yang hendak mencari barang rongsok di sekitar jembatan. Dia menduga kerangka manusia itu masih memakai baju bermotif garis-garis sebelum meninggal.

“Baju yang ditemukan penuh lumpur. Sudah dibersihkan agar mudah dikenali masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya,” kata dia.