Lelaki Berpenutup Wajah Menyusup ke SDN 1 Bulusulur Wonogiri

Ilustrasi penyusup. (Solopos/Dok)
02 November 2018 08:00 WIB Ichsan Kholif Rahman Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Seorang lelaki berpenampilan mencurigakan masuk ke lingkungan SDN 1 Bulusulur, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Rabu (31/10/2018) pagi. Lelaki berpenutup wajah itu sempat mengamati siswa kelas V sebelum tepergok dan melarikan diri.

Penjaga Sekolah SDN 1 Bulusulur, Kasmanto, saat ditemui Solopos.com di sekolah tersebut, Kamis (1/11/2018), mengatakan saat hendak mengantar minuman ke ruang kepala sekolah, ia melihat seorang lelaki sedang mengamati ruang kelas V dengan muka tertutup handuk dan mengenakan topi.

“Saya lantas bertanya ada apa, namun pelaku hanya terdiam, tiga kali saya tanya pelaku hanya menjawab 'enggak kok Pak'. Lalu saya bentak pelaku 'hendak mencari siapa?',” ujarnya.

Menurut Kasmanto, saat itu pelaku menjawab ia sedang mencari kerabatnya di Desa Bulusulur sambil mengucap maaf lantas melarikan diri. Kasmanto yang sedang membawa minuman lantas menaruh minuman tersebut dan berusaha mengejar namun tak berhasil.

Ia menyebut pelaku memiliki ciri-ciri tinggi badan 170 sentimeter dan kurus. Sebelum kejadian itu, ia tidak melihat sesuatu yang mencurigakan.

“Saya enggak kepikiran untuk mengambil fotonya karena saya sedang membawa minuman. Seluruh siswa kelas V tahu semua. Saya menanyakan kepada para siswa, kata mereka pelaku hanya mengamati saja tidak berbicara apa pun,” ujar Kasmanto.

Kepala Sekolah SDN 1 Bulusulur, Widodo, mengatakan setelah kejadian tersebut kegiatan belajar mengajar tetap berjalan secara normal.

Kapolsek Wonogiri Kota AKP Surono mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede mengatakan kejadian itu hanya orang masuk halaman sekolah ditegur lantas pergi. Dia meminta agar warga tak lantas mengaitkannya dengan isu penculikan karena bisa membuat panik.

Sampai saat ini tidak ada laporan mengenai penculikan. Ia mengimbau kepada masyarakat tetap tenang namun juga waspada ketika melihat orang mencurigakan segera laporkan ke polisi.