Pemkab Wonogiri Bangun Selter Baru untuk 70 Pedagang WGM

Pengunjung melintas di dekat selter pedagang Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri, Minggu (4/11 - 2018). (Solopos/Rudi Hartono)
05 November 2018 07:15 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri membangun lebih dari 70 kaveling selter untuk pedagang kaki lima dengan dana Rp2,308 miliar di kawasan Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri pada tahun ini. Proyek yang dimulai 23 Juli lalu ditarget rampung 19 November mendatang.

Pantauan Solopos.com di Objek Wisata WGM, Minggu (4/11/2018), selter baru itu berada dekat masjid atau timur selter pedagang yang dibangun tahun lalu. Progres proyek sudah mencapai pembangunan struktur selter, rangka atap, dan talut tanah. 

Selter terbagi menjadi 10 deret. Informasi yang dihimpun Solopos.com, progres pekerjaan hingga Minggu mencapai lebih dari 76 persen.

Kepala UPTD Wisata WGM Wonogiri, Pardiyanto, saat ditemui di kantornya, Minggu, mengatakan akan memfungsikan selter jika proyek sudah rampung dan sarana pendukung sudah siap. Selter tersebut untuk menampung lebih dari 70 pedagang kuliner dan oleh-oleh, seperti aksesori, pakaian, dan olahan ikan, yang paling aktif berjualan. 

Dia mengaku sudah memiliki catatan sehingga sudah diketahui pedagang mana saja yang aktif dan yang tak aktif. Dia memastikan selter akan jauh lebih representatif daripada tempat berdagang mereka sekarang ini, yakni di tepi jalan. 

Struktur bangunan selter dibuat permanen, terdapat dua bagian yakni depan dan belakang yang total luasnya 15 m2/unit akan dilengkapi taman dan spot swafoto.

“Jadi, tahun ini nanti kami punya dua selter yang bisa ditempati 150-an pedagang. Tahun lalu kami sudah membangun selter untuk 80 pedagang kuliner di sisi barat,” kata Pardiyanto.

Dia memastikan selter pedagang yang baru akan dilewati pengunjung. Saat ini pengelola masih membuat konsep alur pengunjung agar melewati seluruh selter pedagang. 

Pada konsep awal, parkir kendaraan akan dialihkan di lahan yang baru disewa tahun ini seluas lebih kurang 3 hektare (ha) di sisi barat. Pengunjung yang datang akan dibuat melewati selter lama kemudian menuju selter baru lalu menuju arena permainan di sisi timur. 

Begitu pula sebaliknya. Jalan pengunjung akan steril dari kereta kelinci. Oleh karena itu, pengelola akan mengalihkan jalan kereta kelinci ke depan panggung hiburan menuju lapangan.

“Intinya memang ini. Arus pengunjung harus dibuat melewati selter biar dagangan laku. Kalau nanti semua pedagang sudah ditempatkan di selter, lokasi akan dibangun ruang terbuka. Pengunjung bisa beristirahat di lokasi itu,” imbuh Pardiyanto. 

Dia memastikan seluruh pedagang di objek wisata WGM akan dipusatkan di selter tetapi secara bertahap. Dia masih harus membangun selter untuk lebih dari 250 pedagang yang belum tertata. 

Total pedagang di tempat wisata andalan Pemkab Wonogiri itu tercatat 403 orang. Tiap tahun pengelola mengusulkan anggaran pembangunan selter. Namun, Pardiyanto menyebut pembangunan selter tahun depan tidak dianggarkan.

Salah satu pedagang aksesori, Tia, menyambut baik rencana penataan pedagang. Menurut dia, tempatnya lebih representatif. Dia berharap jika ditempatkan di selter dagangannya bertambah laris.