4 PNS Adu Nasib di Pilkades Serentak Wonogiri 2018

ilustrasi pilkades, pemilihan kepala desa. (Solopos/Whisnu Paksa)
05 November 2018 11:15 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Empat pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Wonogiri mengadu nasib sebagai calon kepala desa (cakades) dalam ajang pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 50 desa, 4 Desember mendatang.

Keempat PNS tersebut masing-masing mendaftar di Desa Soco, Kecamatan Slogohimo; Desa Jatirejo, Kecamatan Girimarto; Desa Paranggupito, Kecamatan Paranggupito; Desa Gondang, Kecamatan Purwantoro.

Sementara itu berdasarkan informasi yang diperoleh Solopos.com dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Wonogiri, total ada 116 cakades yang bakal memperebutkan jabatan kades di 50 desa yang tersebar di 18 kecamatan.

Sebenarnya pada saat pendaftaran, ada 119 orang yang mendaftar, namun pada tahap penelitian dan pelengkapan berkas yang berlangsung hingga 31 OKtober 2018, ada tiga pendaftar yang gugur karena tak memenuhi syarat.

Ketiganya yakni di Desa Saradan, Kecamatan Baturetno; Desa Soco, Kecamatan Slogohimo; dan Desa Suci, Kecamatan Pracimantoro

Meski ada calon yang gugur, tahapan pilkades di tiga desa itu tetap bergulir karena jumlah cakadesnya memenuhi kuota minimal dua orang. Di masing-masing desa itu ada tiga pendaftar.

Setelah ini tahapannya adalah kampanye yang berlangsung selama tiga hari yakni 30 November dan 1-2 Desember. Tiga hari itu meliputi satu hari kampanye yang difasilitasi panitia tingkat desa dan dua hari kampanye oleh masing-masing cakades

Sebelumnya diinformasikan, pilkades kali ini di Wonogiri juga diramaikan dengan adanya calon boneka. Biasanya hal ini terjadi karena petahana tidak memiliki penantang sehingga mengajukan istri, anak, atau kerabat sebagai calon penantang. Tercatat ada tujuh desa yang cakadesnya pasangan suami-istri dan beberapa desa lainnya cakadesnya berkerabat.