Solopos Hari Ini: Rusak Sejak Tiga Rute Sebelumnya

Harian Umum Solopos edisi Selasa (6/11 - 2018).
06 November 2018 11:30 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di Karawang, Jawa Barat (Jabar) Senin (29/10/2018), mengalami kerusakan pada alat penunjuk kecepatan sejak tiga penerbangan sebelumnya. Namun, temuan kerusakan itu belum dapat disimpulkan sebagai penyebab kecelakaan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 yang melayani rute Jakarta-Pangkalpinang.

"Pada empat penerbangan terakhir ditemukan kerusakan pada penunjuk kecepatan di pesawat, airspeed indicator," jelas Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/11/2018). Data itu diperoleh dari flight data recorder (FDR) black box yang diteliti KNKT bersama Boeing dan National Transportation Safety Board (NTSB) atau KNKT-nya Amerika Serikat (AS).

Kabar terbaru tentang perkembangan penyelidikan penyebab kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 itu menjadi berita utama pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Selasa (6/11/2018). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di E-Paper Solopos.

Selain itu, halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga menyajikan kabar tentang prediksi laga Liga Champions antara Inter Milan dan Barcelona. Dalam laga tersebut, Inter Milan optimistis mampu melumat Barcelona.

Bisa Berbeda di Giuseppe Meazza

Inter Milan sudah tahu cara menang. Kalimat itu dilontarkan pelatih kawakan Italia, Marcello Lippi, setelah Inter menggasak Lazio dengan skor 3-0 di Olimpico, 30 Oktober.

Ucapan pelatih berusia 70 tahun ini makin mendapat pembenaran setelah Nerazzurri juga menghajar Genoa lima gol tanpa balas akhir pekan lalu. Hasil sensasional itu membuat Milan Skriniar dkk. memetik sembilan kemenangan dalam 10 laga terakhir di semua ajang.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Di halaman Soloraya pada Harian Umum Solopos edisi hari ini menyoroti perkembangan penyediaan pasar darurat bagi pedagang Pasar Legi Solo yang kios atau losnya terbakar. Bukan hanya itu, halaman Soloraya juga menyajikan kabar tentang ulasan flyover Manahan Solo.

Satu Pedagang, Satu Lapak

Disdag tak akan memberikan lapak sesuai dengan jumlah kios maupun los yang sebelumnya dimiliki pedagang di Pasar Legi. Kepala Disdag Solo, Subagiyo, mengatakan hal itu menyesuaikan ketersediaan lapak di pasar darurat yang terbatas.

”Kami akan seleksi yang punya dua atau tiga los maupun kios dapatnya tetap satu los maupun kios sehingga semuanya kebagian tempat berjualan sementara," kata Subagiyo saat ditemui Solopos di sela-sela mendampingi Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo memimpin proses pembangunan pasar darurat bagi pedagang los di terminal parkir Pasar Legi, Senin (5/11/2018).

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Lajur Flyover Manahan Perlu Ditambah

Dishub Solo menginginkan adanya tiga lajur di flyover atau jalan layang Manahan sisi Jl. dr. Moewardi atau Kota Barat. Di sisi lain jalan layang itu kemungkinan dibuat hanya dua lajur.

Berdasarkan pantauan Solopos, Senin (5/11/2018) pagi, lebar jalan layang Manahan sisi Jl. dr. Moewardi tidak jauh beda dengan lebar di sisi Jl. Adisucipto yang rencananya dibagi dua lajur yaitu sama-sama kurang lebih 8 meter.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.