Dana Cadangan Klewer Timur Rp30 Miliar Untuk Pasar Legi Solo

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo ikut membantu proses pembangunan pasar darurat bagi pedagang los Pasar legi, Senin (5/11 - 2018) pagi. (Solopos/Irawan Sapto Adhi)
06 November 2018 20:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pemkot Solo memutuskan untuk mengalihkan dana cadangan revitalisasi Pasar Klewer timur senilai Ro30 miliar dalam APBD 2019 untuk pembangunan kembali Pasar Legi yang terbakar, Senin (29/10/2018) lalu.

Saat ini detail engineering design (DED) pembangunan pasar induk terbesar di Kota Bengawan ini tengah disiapkan. Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Solo Untara mengatakan pengalihan dana cadangan dilakukan setelah ada kepastian pembiayaan pembangunan Pasar Klewer timur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Jadi dana cadangan untuk Klewer Rp30 miliar akan dialihkan ke Pasar Legi [pembangunan kembali pascakebakaran],” kata Untara ketika berbincang dengan Solopos.com, Selasa (6/11/2018).

Pembangunan kembali Pasar Legi menjadi salah satu skala prioritas kegiatan fisik Pemkot pada 2019, selain RSUD Semanggi. Meski Untara mengakui Pemkot belum mengetahui secara pasti kebutuhan anggaran untuk pembangunan Pasar Legi.

Pemkot masih menunggu hasil penyusunan DED pembangunan pasar tersebut. “Yang penting kita siapkan dulu Rp30 miliar untuk Pasar Legi. Kalau nanti kurang, ya mudah-mudahan bisa dibantu pemerintah pusat atau provinsi,” katanya.

Untara tak memungkiri bencana kebakaran Pasar Legi membuat Pemkot harus merasionalisasi anggaran di sejumlah pos kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun, Untara tak menyebutkan OPD mana saja yang terkena rasionalisasi anggaran tersebut.

Rasionalisasi anggaran harus dilakukan mengingat selain Pasar Legi, Pemkot juga tengah terfokus penyelesaian pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Semanggi.

Di tahun depan, Pemkot menyiapkan anggaran hingga Rp80 miliar untuk RSUD Semanggi. Anggaran tersebut untuk pemenuhan sarana prasarana rumah sakit, seperti alat kesehatan (alkes) dan lain sebagainya.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan Pemkot harus berhemat dalam menjalankan program kerja 2019. Fokus kegiatan Pemkot akan dikerjakan untuk pembangunan Pasar Legi dan merampungkan RSUD Semanggi.

Kebutuhan pembangunan Pasar Legi diperkirakan bakal menguras APBD. “Pasar Legi akan dibangun setahun jadi. Jadi memang butuh anggaran yang tidak sedikit. Sementara kami gunakan anggaran cadangan Klewer dulu yang Rp30 miliar,” katanya.