Ada Wahana Baru Sepeda Gantung di WGM Wonogiri, Berani Coba?

Pengunjung bermain wahana sepeda gantung di Wisata WGM Wonogiri, Minggu (4/11 - 2018). (Solopos/Rudi Hartono)
06 November 2018 08:15 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- UPTD Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri meluncurkan satu wahana permainan baru sejak sepekan lalu, yakni balance wheel bike atau sepeda gantung.

Harga tiket untuk menjajal wahana ini dipatok Rp10.000/orang. Pantauan Solopos.com di tempat wisata tersebut, Minggu (4/11/2018), wahana sepeda gantung berada di selatan permainan anak-anak, tepatnya di tepi waduk.

Wahana tersebut menggunakan dua unit sepeda kayuh yang dikaitkan di sling baja sepanjang lebih kurang 6 meter dan tinggi 7 meter. Sepeda itu bisa berjalan maju dan mundur yang dioperasikan petugas.

Kepala UPTD Wisata WGM Wonogiri, Pardiyanto, saat ditemui Solopos.com, Minggu, mengatakan wahana sepeda gantung dibuat untuk memenuhi harapan pengunjung yang ingin permainan penuh tantangan.

Pembangunannya menelan biaya lebih kurang Rp20 juta. UPTD akan menempatkan tangga besi agar pengunjung bisa ke bawah untuk mengambil foto temannya yang sedang bermain sepeda gantung.

Hasil foto yang diambil dari bawah terlihat sangat bagus, seperti melayang di udara. Namun, jika tak ingin ke bawah, pengunjung bisa mengambil foto dari teras yang letaknya sejajar dengan wahana.

Hasil foto yang diambil dari lokasi tersebut tak kalah bagus karena berlatar waduk yang sangat luas.

“Sejak diluncurkan sepekan lalu sudah lebih dari 15 pengunjung yang mencobanya. Mereka mengaku puas,” kata Pardiyanto.

Dia menjamin wahana itu aman digunakan. Satu sling yang digunakan berkekuatan 1 ton. Pengelola juga melengkapinya dengan alat-alat pengaman, seperti rangkaian tali untuk badan, helm sepeda, dan tali untuk mengaitkan pengunjung dengan sling baja.

Tali itu untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan. Pardiyanto melanjutkan wahana tersebut merupakan satu di antara banyak wahana baru yang dibangun di tempat wisata andalan Wonogiri itu.

Tahun lalu pengelola membangun wahana spot foto, yakni Omah Jungkir. Wahana itu menyediakan empat spot foto berlatar tempat yang dibuat terbalik. Pengunjung hanya cukup mengeluarkan Rp5.000/orang untuk menikmatinya.

Pada momen Lebaran tahun yang sama pengelola membuat delapan wahana baru, yakni rumah pohon untuk swafoto atau selfie maupun foto grup, terapi ikan, mandi bola, mobil mainan tenaga baterai yang bisa ditumpangi, dan balance whell atau mainan beroda dua yang cara memainkannya mengandalkan keseimbangan.

Selain itu istana balon, film tiga dimensi (3D), dan lukisan 3D. Tiket masing-masing wahana Rp5.000/orang.

“Pendapatan dari tiket wahana mendongkrak penerimaan. Kami terus berinovasi menciptakan wahana yang disukai pengunjung,” imbuh Pardiyanto.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, pada 2017 Wisata WGM dikunjungi 429.027 orang. Pendapatan dari tiket masuk senilai Rp3.770.965.400.

Total pendapatan termasuk wahana dan retribusi tiket masuk kendaraan, mencapai Rp4.677.280.960.

Pengunjung pengguna wahana sepeda gantung, Fuad Hasanudin, 24, warga Watuagung, Baturetno, mengaku mencoba wahana itu karena penasaran. Saat berada di ketinggian dia degdegan.

Namun, dia senang bisa menjajalnya. Terlebih, hasil foto saat beraksi di sepeda gantung bagus. Menurut dia tiket Rp10.000 masih terjangkau.