Pemasangan Ornamen Flyover Manahan Solo Butuh Waktu 1,5 Bulan

Penampakan flyover Manahan Solo yang hampir jadi, Jumat (26/10 - 2018). (Solopos/Nicolous Irawan)
07 November 2018 07:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pembangunan jalan layang (flyover) Manahan  Solo memasuki tahap akhir. Pemkot kini tengah menyiapkan pemasangan hiasan atau ornamen di badan jalan layang tersebut.

Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Solo, Joko Supriyanto, mengatakan saat ini lelang pemasangan hiasan flyover Manahan sudah melewati masa sanggah.

“Pemenang lelang sanggup memasang ornamen-ornamen itu sampai Desember," kata dia ketika berbincang dengan Solopos.com di Balai Kota, Selasa (6/11/2018).

Merujuk laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Solo, pagu anggaran proyek pemasangan hiasan flyover Manahan Solo Rp2,8 miliar. Sentuhan hiasan di dinding flyover Manahan itu untuk mempercantik sekaligus menghindari kesan monoton. 

Hiasan ini lebih condong kepada estetika. Meski demikian, hanya sisi luar jalan layang Manahan yang dipasangi aksesori tersebut. Bagian dalam hanya berisi parapet atau dinding pengaman kendaraan yang tidak ikut dihias. 

Hal ini lantaran sesuai konsep awal tidak ada jalur khusus pejalan kaki. “Jadi parapet dalam tidak perlu ada hiasan apa-apa,” katanya.

Aksesori jalan layang Manahan itu, kata Joko, menggunakan bahan tahan air. Materialnya terbuat dari logam dan waktu pemasangannya berkisar 1,5 bulan. “Desember harus selesai karena proyek ini bukan proyek tahun jamak," katanya.

Joko mengatakan pembangunan jalan layang Manahan ditarget rampung bulan ini dan saat ini berjalan sesuai target Pemkot. Pelaksana proyek juga sudah menyelesaikan trap untuk menampung air di sisi utara. 

Kemudian akan dilanjutkan pembuatan trap di sisi selatan. Trap itu berguna untuk menyalurkan air hujan dari flyover ke drainase di sekitarnya.

Kepala Dinas PUPR Endah Sitaresmi Suryandari sebelumnya memprediksi jalan layang Manahan baru efektif beroperasi mulai Januari. Hal itu karena masih tersisa sejumlah pekerjaan seperti pemasangan marka jalan, rambu-rambu, lampu penerangan, dan sebagainya.

Selain sarana dan prasarana pendukung, Pemkot juga akan memasang ornamen di dinding jalan layang Manahan. Dinding flyover Manahan sepanjang 1.500 meter akan diberi sentuhan ornamen. 

Terdapat tiga sisi dinding yang akan diberi sentuhan ornamen itu, yakni utara, timur dan barat dinding flyover. Sentuhan ornamen di masing-masing sisi akan dibuat berbeda satu sama lain. 

Sisi utara yaitu berada di sekitar Manahan sentuhan ornamennya disesuaikan dengan bangunan-bangunan di sana. Sementara di sisi timur dan barat, yakni sekitar Hotel Agas akan dibuat berbeda.