Solopos Hari Ini: Rp30 M untuk Pasar Legi

Harian Umum Solopos edisi Rabu (7/11 - 2018).
07 November 2018 11:15 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Skema anggaran pembangunan Pasar Legi mulai disiapkan Pemkot Solo. Dana cadangan Rp30 miliar dalam APBD Kota Solo 2019 untuk membangun Pasar Klewer sisi timur dialihkan Pemkot ke Pasar Legi.

Saat ini detail engineering design (DED) atau bestek pembangunan Pasar Legi permanen di Kota Bengawan ini tengah disiapkan pemkot. Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Solo Untara mengatakan pengalihan dana cadangan dilakukan Pemkot setelah kepastian pembiayaan pembangunan Pasar Klewer sisi timur dibiayai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kabar tentang skema anggaran pembangunan Pasar Legi di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng) itu menjadi headline pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Rabu (7/11/2018). Berita tersebut bisa disimak secara lengkap di E-Paper Solopos.

Halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga diwarnai dengan preview laga Liga Champions 2018-2019 matchday keempat antara Juventus dan Manchester United.

Memburu Sejarah Quintrick

Juventus merupakan satu dari tiga tim yang mencatat hasil sempurna dalam tiga laga pembuka fase grup Liga Champions musim ini. Padahal, tim berjuluk Bianconeri itu masuk ke grup yang terbilang tak mudah.

Juve berada di Grup H bersama dua tim yang memiliki sejarah lumayan apik di Eropa, Manchester United dan Valencia. Hanya Young Boys, tim yang berstatus underdog di grup tersebut. Nyatanya Bianconeri, julukan Juve, menyapu kemenangan dalam tiga laga pembuka, termasuk menaklukkan United dengan skor 1-0 di Old Trafford, pada matchday ketiga lalu.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Di halaman Soloraya, kabar terbaru tentang kasus pencurian ponsel di Pasar Singosaren, Kota Solo menjadi sorotan utama. Selain itu, ada pula kisah unik gadis dari Klaten yang bernama F pada halaman Soloraya di Harian Umum Solopos edisi hari ini.

Barang Terdeteksi di Luar Kota

Aneka jenis ponsel yang digondol maling dari delapan gerai ponsel di Pasar Singosaren, Kota Solo terdeteksi telah berada di luar Kota Solo. Kasus yang sebelumnya ditangani Polsek Serengan tersebut kini diambil alih Satresktim Polresta Solo.

Kasatreskrim Polresta Solo Kompol Fadli, mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo, menjelaskan pihaknya masih berusaha mengungkap kasus tersebut. "Kami masih melakukan penyelidikan,” ujarnya kepada Solopos, Selasa (6/11/2018).

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Nama F yang Masih Misteri

Namanya F. Baik orang tua, kerabat, hingga teman-temannya semua memanggilnya dengan satu huruf "F". Saat Solopos menemui F di rumahnya, dia sedang sibuk di hadapan netbook-nya.

Perempuan berjilbab itu mengaku hingga kini tidak tahu kenapa dia diberi nama F. Soal arti namanya mungkin hanya orang tuanya dan Tuhan yang tahu. "Saya berulang kali bertanya kok nama saya F saja, bagaimana ceritanya, tapi bapak-ibu enggak pernah menjawab," kata F di rumahnya, Dukuh Sutran RT 003/RW 005, Desa Bolali, Wonosari, Klaten, Selasa (6/11/2018).

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.