Pemuda Jenar Sragen Dikeroyok Orang Bersenjata Parang

Petugas Unit Reskrim Polsek Sambungmacan melakukan olah TKP pengeroyokan di Dukuh - Desa Karanganyar, belum lama ini. (Istimewa/Humas Polres Sragen)
08 November 2018 17:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Pemuda asal Dukuh Jatirejo RT 001, Desa Kandangsapi, Jenar, Sragen, Galang Marga Anasti, 25, menjadi korban pengeroyokan menggunakan senjata tajam, Minggu (4/11/2018) pukul 02.00 WIB.

Akibat peristiwa yang terjadi di Dukuh/Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, itu Galang mendapat luka goresan senjata tajam di bagian punggung.

Kapolsek Sambungmacan AKP Joko Widodo mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman saat dihubungi Solopos.com, Kamis (8/11/2018), mengungkapkan polisi mengidentifikasi seorang pemuda asal Dukuh/Desa Karanganyar, Sambungmacan, Sragen, Luthfi Hery Antoro, 21, sebagai salah satu pelaku yang membawa senjata tajam.

Polisi sudah memiliki alat bukti berupa helm warna hitam merek KYT dan sebilah parang. Awalnya Galang bersama temannya, Bayu, 22, datang ke tempat indekos di Dukuh/Desa Karanganyar RT 012/RW 004, Sambungmacan, Sragen.

Setelah mereka masuk, Luthfi datang menemui mereka. Mereka diajak keluar tempat indekos. Tak lama kemudian tiga orang teman Luthfi datang. "Entah apa masalahnya, terlapor [Luthfi] dan ketiga temannya memukuli korban,” ujar Joko.

Joko menyampaikan tersangka sempat mengayunkan parang ke arah helm yang dipakai Galang dan ke bagian punggung Galang. Akibatnya, Galang mengalami luka goresan parang di bagian punggung.

Galang lari ke Puskesmas Sambungmacan 2 untuk mendapat perawatan atas lukanya. Setelah itu, dia melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sambungmacan.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mendatangi lokasi kejadian dan melengkapi data dengan meminta keterangan saksi-saksi. Korban juga diminta ambil visum luar sebagai bukti atas kekerasan. Kasus tersebut masih dalam pengembangan petugas,” ujarnya.