Ini 6 Proyek yang Bikin Kades Tremes Wonogiri Jadi Tersangka Korupsi

ilustrasi korupsi. (Solopos/Whisnu Paksa)
08 November 2018 13:15 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Kepala Desa (Kades) Tremes, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, Agus Juair, 40, per Selasa (6/11/2018), ditetapkan sebagai tersangka korupsi APB Desa Tremes 2016 dan 2017.

Kerugian negara akibat kasus tersebut berdasarkan penghitungan atau audit Inspektorat Kabupaten Wonogiri mencapai Rp355 juta. Kerugian itu berasal dari sekitar enam proyek yang tak rampung pengerjaannya berawal dari 2016 lalu.

Saat itu ada proyek pembangunan jembatan di Dusun Semanding senilai Rp150 juta. Namun, setelah dikerjakan, serapan anggarannya hanya Rp107 juta. Proyek itu kemudian dilanjutkan dan selesai pada 2017.

Sejak saat itu tim dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan tenaga ahli memonitor pengelolaan keuangan desa dan pengerjaan kegiatan di Desa Tremes.

Selama proses monitoring, Agus Juair tak pernah bersedia mendampingi tim. Informasi itu sampai ke telinga Bupati Wonogiri, Joko Sutopo.

Bupati yang akrab disapa Jekek itu kemudian mengumpulkan kades dan perangkat desa untuk dimintai penjelasan pada awal 2018. Saat itu, Agus Juair menyatakan akan menyelesaikan masalah tersebut.

Namun demikian, Bupati meminta Inspektorat menginvestigasi dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan Desa Tremes. Hasilnya tak hanya proyek jembatan di Dusun Semanding yang serapannya tak sesuai anggaran.

Tim investigasi menemukan lima proyek lainnya pada 2017 yang juga tak rampung. Bahkan diduga kuat ada penyimpangan anggaran lain, meliputi Bankeuprov Jateng untuk ketahanan masyarakat senilai Rp30 juta dan pembangunan infrastruktur Rp100 juta.

Silpa APB Desa Tremes 2016 senilai lebih kurang Rp29 juta juga tak disetor ke kas desa. Setelah ditemukan pelanggaran, Inspektorat melimpahkan kasus itu ke Kejari Wonogiri.

Kejari melakukan penyelidikan dan pada Mei 2018 menaikkan penyelidikan menjadi penyidikan. Pada Selasa (6/11/2018), Kejari akhirnya menetapkan Agus Juair sebagai tersangka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, berikut enam proyek yang menyeret Agus Juair menjadi tersangka kasus korupsi itu.
1. Proyek jembatan Dusun Semanding dengan nilai anggaran Rp150 juta pada 2016 baru bisa diselesaikan pada 2017.
2. Cor beton jalan Dusun Mojorejo senilai Rp80 juta
3. Cor beton jalan Dusun Jatiwayang senilai Rp70 juta
4. Makadam jalan Dusun Semanding-Kerok senilai Rp40 juta
5. Sarana air bersih Dusun Kerok senilai Rp70 juta
6. Talut jalan Dusun Kerok senilai Rp60 juta

Kelimat proyek pada 2017 bersumber dari dana desa tahap II.