4 Desa di Paranggupito Wonogiri Jadi Pemasok Kacang ke PT Dua Kelinci

ilustrasi tanaman kacang tanah. (Solopos/Dok)
10 November 2018 10:30 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- PT Dua Kelinci menjalin kerja sama berdurasi dua tahun dengan Badan Usaha Milik (BUM) Desa Bersama Patriharjo, Paranggupito, Wonogiri terkait penyediaan kacang tanah berkualitas.

Para petani dari empat desa yang tergabung dalam BUM desa siap memenuhi permintaan perusahaan tersebut.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan di Gedung Purna Bhakti kompleks GOR Giri Mandala kawasan kota Wonogiri, Kamis (8/11/2018). Penandatanganan bertepatan saat digelar Bursa Inovasi Desa (BID) 2018.

Direktur PT Dua Kelinci, Edwin Sutiono, saat ditemui wartawan seusai penandatanganan perjanjian kerja sama mengatakan perusahaannya memilih Wonogiri karena petani Kota Sukses memiliki komitmen tinggi untuk maju.

Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan petani yang tergabung dalam BUM Desa Bersama di Girimarto dalam mengelola sapi. Dia mengetahui hal tersebut setelah diberi informasi oleh pemerintah pusat.

Atas pertimbangan dan saran itu Edwin pun akhirnya bersedia menjalin kerja sama dengan petani di wilayah yang memiliki potensi produksi kacang tanah, yakni Paranggupito. “Kerja sama dijalin selama dua tahun dulu,” kata Edwin.

Dia melanjutkan pada tahap percobaan ini perusahaan menargetkan petani bisa menanam di lahan seluas 1.100 hektare (ha) dengan produksi lebih kurang 3 ton/ha. Jika tahap percobaan sukses, tidak menutup kemungkinan perusahaan akan meminta suplai kacang tanah lebih banyak.

Konsekuensinya, petani harus menanam di lahan yang lebih luas. Dia meyakini kerja sama ini akan menguntungkan dua pihak. “Produk yang kami terima kacang tanah biji dua,” imbuh Edwin.

Dia menjelaskan basis perjanjian kerja sama ini adalah diperolehnya kontribusi positif bagi perusahaan dan petani. Perusahaan memperoleh suplai kacang tanah.

Sebaliknya, perusahaan juga harus memberi treatment atau mantransfer pemahaman terkait cara penanaman yang dapat menghasilkan kacang tanah berkualitas kepada petani. Perusahaan akan memberi pelatihan secara berkala.

Perusahaan juga akan memantau pertumbuhan tanaman kacang untuk memastikan pemahaman yang telah diberikan diaplikasikan dengan baik.

Sementara itu, Ketua BUM Desa Bersama Patriharjo, Suprapto, menyambut baik kerja sama yang telah dijalin dengan PT Dua Kelinci. Menurut dia, kerja sama ini menjadi momentum bagi petani untuk mengembangkan potensi kacang tanah, terutama di empat desa yang merupakan lingkup keanggotaan BUM desa.

Empat desa itu meliputi Paranggupito, Gudangharjo, Sambiharjo, dan Gunturharjo. Kerja sama ini sekaligus menjadi tantangan bagi BUM Desa Bersama Patriharjo yang baru didirikan September lalu itu.

“Petani di Paranggupito biasanya tanam kacang tanah pada MT [musim tanam] II. Luas lahan pertanian di empat desa mencapai 1.163 ha dengan jumlah petani sebanyak 2.288 orang. Dengan modal ini kami yakin bisa memenuhi permintaan perusahaan,” kata Suprapto.