Hujan Deras Bikin 3 Rumah di Wonogiri Roboh

Warga dan petugas bergotong royong menyingkirkan puing rumah warga yang roboh di Jatibedug, Punduhsari, Manyaran, Wonogiri, Jumat (9/11 - 2018). (Istimewa/Humas Polres Wonogiri)
10 November 2018 18:30 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopso.com, WONOGIRI — Sejumlah rumah roboh dan pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang di Wonogiri, beberapa hari terakhir. Warga diminta waspada karena hujan diprediksi masih akan berlanjut. Bahkan, curah hujan diperkirakan meningkat dalam sepekan ke depan.

Informasi yang dihimpun solopos.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri dan Humas Polres Wonogiri, Sabtu (10/11/2018), peristiwa bencana akibat hujan kali terakhir terjadi Jumat (9/11/2018) pukul 16.00 WIB.

Hujan lebat yang disertai angin kencang sejak pukul 12.30 WIB membuat satu unit rumah yang sudah tak ditempati dua bulan terakhir milik Somo Semitro Ngatmin, 90, warga Jatibedug RT 004/RW 003, Punduhsari, Manyaran, roboh.

Somo tak menempatinya karena rumah berstruktur kayu dan berdinding seng kombinasi gedek atau anyaman bambu itu sudah miring. Dia mengungsi di rumah anaknya.

Peristiwa serupa terjadi di Kaliancar, Selogiri, Kamis (8/11/2018) pukul 23.10 WIB. Sebagian atap rumah milik Siswahyudi warga Perum Citra Alam Indah runtuh. Saat itu, Wahyudi bersama tiga anggota keluarganya tidur di bagian rumah yang atapnya tak runtuh. 

Pada hari yang sama pukul 16.30 WIB terjadi pohon tumbang yang tumbuh di tepi jalan raya Wonogiri-Wuryantoro, tepatnya di Sukorejo, Giritirto, Kecamatan Wonogiri.

Peristiwa atap rumah roboh juga terjadi di Gembol Lor RT 002/RW 006, Nungkulan, Girimarto, Rabu (7/11/2018) sore. Dua penghuni rumah yang merupakan kakak beradik sedang pergi. Mereka hanya tinggal berdua karena orang tua merantau.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, mengatakan berdasar keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan lebat berpeluang terjadi dan berpotensi mengakibatkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan puting beliung, selama sepekan ke depan.

“Salah satu wilayah yang diprediksi akan diguyur hujan di Jawa Tengah. Oleh karena itu warga harus lebih waspada,” kata Bambang.