Pelatihan Jurnalistik, Siswa SD Diminta Wawancara PKL

Siswa SD Muhammadiyah 16 Solo mewawancarai PKL yang memangkal di sekitar sekolah, Sabtu (10/11 - 2018) (Istimewa)).
12 November 2018 15:38 WIB Ayu Prawitasari Solo Share :

Solopos.com, Solo — SD Muhammadiyah 16 Solo meminta para siswa terpilih dari Kelas IV dan V mewawancara belasan pedagang kaki lima (PKL) di sekitar sekolah dalam sesi pelatihan jurnalistik.

Pelatihan jurnalistik digelar, Sabtu (10/11/2018). Sebanyak 30 siswa mengikuti kegiatan tersebut. Selain mendapatkan teori jurnalistik, para siswa SD juga mengikuti praktik reportase, salah satunya mewawancarai para pedagang kaki lima (PKL) yang memangkal di sekitar sekolah.

Pelatihan tersebut dibimbing Redaktur Solopos, Ayu Prawitasari. Kegiatan yang digelar di Ruang Kelas IV.1 itu berlangsung pukul 08.00 WIB-10.00 WIB.

Bagian Humas SD Muhammadiyah 16 Solo, Agung Setiwan, dalam rilis yang diterima Solopos.com, mengatakan para PKL menjadi sasaran para peserta untuk dimintai keterangan sesuai topik dan daftar pertanyaan yang sudah disiapkan sebelumnya.

Sikap para pedagang yang terbuka dan ramah menambah rasa percaya diri peserta. Pada akhir acara, para siswa membuat berita berdasarkan informasi yang mereka dapat. Sebagai apresiasi, pembicara memberi hadiah berupa buku bagi tiga peserta terbaik.

“Saya suka sekali diberi ilmu sama Bu Ayu, kegiatannya seru dan menyenangkan.” Kata Calista, 9, seusai mengikuti pelatihan.

Agung mengatakan sekolah akan menerbitkan majalah cetak, membuat majalah dinding yang informatif dan mendidik, serta mengelola perpustakaan sekolah agar menarik minat baca seluruh siswa.

“Acara ini untuk membentuk jiwa generasi bangsa yang literate, percaya diri, dan berkarakter. Mereka harus belajar bahwa untuk menghasilkan berita yang faktual harus melalui banyak tahap, tidak seperti berita hoaks,” jelasnya.