Fix! Ini Jumlah Pemilih Pemilu 2019 di Sukoharjo

ilustrasi pemilu. (Solopos/Whisnu Paksa)
13 November 2018 21:15 WIB Trianto Heri Suryono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Rapat pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 2 Pemilu 2019 di Sukoharjo dilaksanakan Senin (12/11/2018) malam setelah sempat tertunda pagi harinya.

Berdasarkan DPTHP 2, jumlah pemilih Pemilu 2019 di Sukoharjo ditetapkan sebanyak 672.944 orang terbagi atas 333.082 laki-laki dan 339.862 perempuan. Jumlah tersebut bertambah 10.714 orang dibanding data DPTHP 1 yang ditetapkan 12 September lalu.

Selain jumlah pemilih bertambah, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga bertambah tujuh lokasi. Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda dan Ketua Bawaslu, Sukoharjo, Bambang Muryanto, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (13/11/2018), mengatakan sedang berada di Semarang.

Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda, seusai rapat, Selasa (12/11/2018) malam, mengatakan komisioner dan staf bekerja maraton untuk memenuhi rekomendasi Bawaslu Sukoharjo.

“Kami bertekad tahapan Pemilu 2019 dilaksanakan tepat waktu sehingga rapat pleno DPTHP 2 tetap dilaksanakan Senin walau malam hari. Rapat pleno DPTHP 2 tingkat KPU Provinsi Jateng dilaksanakan Selasa dan rapat pleno KPU RI dijadwalkan 18 November. Untuk itu selama lima jam kerja maraton dilakukan untuk menyempurnakan data DPTHP 2 dengan sinkronisasi hasil rekomendasi Bawaslu,” jelasnya.

Nuril mengatakan ada berbagai faktor bertambahnya jumlah pemilih, di antaranya pemilih pemula yakni pemilih yang baru berusia 17 tahun atau pensiunan TNI/Polri, pindah domisili dan sebagainya.

Penambahan jumlah pemilih itu diikuti penambahan TPS dari semula 2.395 lokasi menjadi 2.402 lokasi. Jumlah pemilih di masing-masing TPS tidak boleh melebihi 300 orang.

“Ada penambahan tujuh TPS dari hasil pleno DPTHP 2 itu. Penambahan TPS dilakukan di Kecamatan Sukoharjo dua TPS dan Kecamatan Baki lima TPS.”

Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto, menyatakan menerima hasil rapat pleno DPTHP 2 dengan catatan. “Setelah dikonsolidasikan ada 20% rekomendasi yang belum ditindaklanjuti sehingga kami [Bawaslu] menerima dengan catatan. Kami terus meng-update rapat pleno ke Bawaslu Provinsi Jateng.”

Anggota Bawaslu Sukoharjo, Eko Budiyanto, menegaskan hasil koordinasi dengan Bawaslu Provinsi Jateng diputuskan rekomendasi Bawaslu yang belum ditindaklanjuti KPU dimasukkan dalam catatan di berita acara.

Rekomendasi itu yakni surat Bawaslu Sukoharjo tentang penundaan rapat pleno DPTHP 2. Belum semua rekomendasi ditindaklanjuti karena keterbatasan waktu dan adanya potensi pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) masuk di DPTHP 2.

Dia menyatakan rekomendasi Bawaslu Sukoharjo belum semua ditindaklanjuti. Baru data jumlah pemilih baru sebanyak 57 orang yang ditindaklanjuti semua.

Rekomendasi Bawaslu lainnya belum ditindaklanjuti semua, seperti data pemilih TMS tercatat 1.850 pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) tetapi baru ditindaklanjuti sebanyak 1.591 pemilih.

Selain itu ada 503 data pemilih invalid ditindaklanjuti sebanyak 335 pemilih dan data pemilih ganda sebanyak 398 pemilih ditindaklanjuti sejumlah 343 pemilih.”

Berikut sebaran jumlah pemilih dan TPS per kecamatan pada Pemilu 2019 di Sukoharjo:

1. Weru
- jumlah pemilih: 46.933
- jumlah TPS: 170

2. Bulu
- jumlah pemilih: 30.048
- jumlah TPS: 107

3. Tawangsari
- jumlah pemilih 44.850
- jumlah TPS: 158

4. Sukoharjo
- jumlah pemilih: 71.433
- jumlah TPS: 252

5. Nguter
- jumlah pemilih: 44.751
- jumlah TPS: 160

6. Bendosari
- jumlah pemilih: 48.278
- jumlah TPS: 175

7. Polokarto
- jumlah pemilih: 64.618
- jumlah TPS: 232

8. Mojolaban
-jumlah pemilih: 67.298
- jumlah TPS: 239

9. Grogol
- jumlah pemilih: 86.748
- jumlah TPS: 311

10. Baki
- jumlah pemilih: 52.478
- jumlah TPS: 184

11. Gatak
- jumlah pemilih: 38.658
- jumlah TPS: 139

12. Kartasura
- jumlah pemilih: 76.851
- jumlah TPS: 275

Sumber: KPU Sukoharjo. (tus)