Kata Papan Peringatan Ini Rossi Pernah Jatuh di Boyolali

Pengguna jalan melintas di dekat papan peringatan unik di Jl. Anggrek, Pulisen, Boyolali kota, Rabu (14/11 - 2018). (Solopos/Akhmad Ludiyanto)
14 November 2018 20:15 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Sudah jamak jika di daerah rawan kecelakaan dipasangi papan peringatan yang tujuannya agar pengguna jalan di daerah itu lebih berhati-hati.

Jl. Anggrek di Kelurahan Pulisen, Kecamatan Boyolali Kota, Boyolali juga merupakan salah satu jalan yang rawan kecelakaan karena banyak berpotongan dengan jalan-jalan kampung.

Karenanya, di jalan tersebut juga dipasangi peringatan agar pengguna jalan berhati-hati. Tetapi, peringatan yang dipasang warga setempat ini unik dan berbeda dengan papan peringatan yang umum ditemui.

papan lalu lintas boyolali

Peringatan yang dicetak pada MMT ini bertuliskan pesan-pesan yang menggelitik, antara lain ”Awas!!! Pelan-Pelan, Rossi Pernah Jatuh di Sini”.

Tulisan peringatan ini juga berlatar belakang gambar pembalap Motogp Valentino Rossi terjatuh dari motornya.

Di lokasi lain, peringatan lain bertuliskan “Alon-Alon Mas, Jangan Ngebut. Tak Kandak’e Lho. Bapakku Polisi” (Penal-Pelan mas, Jangan Ngebut. Saya Adukan Lho. Bapak Saya Polisi).

Masih ada peringatan lain bertuliskan “Awas Pertigaan. Maximum Speed Akar 16 Pangkat 3km/h”.

Peringatan unik ini pun menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di jalan itu, salah satunya Aji, warga Musuk, Boyolali.

“Wah, apik ki [Wah, bagus ini],” ujarnya saat sedang memotret peringatan itu, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, pemasangan peringatan tersebut bukan tanpa sengaja. Peringatan dengan materi yang unik itu digagas pemerintah kelurahan setempat bersama Satlantas Polres Boyolali.

Lurah Pulisen, Dony Mahendra, mengatakan peringatan itu sengaja dipasang agar pengguna jalan lebih berhati-hati di daerah itu yang memang rawan kecelakaan.

papan lalu lintas boyolali

“Jadi kami memang rasan-rasan dengan warga kira-kira peringatan apa yang unik agar pengguna jalan lebih waspada, karena daerah ini memang rawan. Kebetulan Satlantas Boyolali juga sedang mengikuti lomba KTL [kawasan tertib lalu lintas] sehingga ide ini klop,” ujarnya saat ditemui wartawan, Rabu (14/11/2018).

Selanjutnya, kedua pihak membahas materi peringatan dan muncullah tulisan-tulisan tersebut. Menurutnya, peringatan itu juga ada di beberapa lokasi lain di jalan yang berpotongan dengan Jl. Anggrek.

Ditemui terpisah, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Boyolali Ipda Arif Mudi membenarkan peringatan di Pulisen tersebut dibuat bersama pemerintah kelurahan setempat agar menarik dan pengguna jalan lebih berhati-hati.

“Iya, kami bekerja sama dengan pemerintah kelurahan setempat,” ujarnya mewakili Kasatlantas AKP Febriyani Aer.