Eks Kades Girilayu Karanganyar Jadi Tersangka Jual-Beli Tanah Kas Desa

ilustrasi korupsi. (Solopos/Whisnu Paksa)
14 November 2018 19:15 WIB Ponco Suseno Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar menetapkan seorang mantan kepala desa (kades) Girilayu, Kecamatan Matesih, sebagai tersangka dalam kasus penjualan tanah desa.

Mantan kades berinisial S tersebut harus berurusan dengan Kejari Karanganyar karena melakukan tukar guling tanah tak sesuai mekanisme pada 2012 lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com di Kejari Karanganyar, modus mantan kades Girilayu tersebut, yakni seolah-olah melakukan tukar guling tanah milik pemerintah desa (pemdes) setempat.

Selama proses tukar guling tanah seluas 2.000 meter persegi itu, yang bersangkutan tak melengkapi dengan berbagai bukti pendukung. Di samping itu, proses tukar guling tanah tidak memiliki izin dan tanpa melalui mekanisme berlaku.

Hal tersebut termasuk menggelar musyawarah di tingkat desa. “Modusnya memang seakan-akan kades ini melakukan tukar guling tanah [tanah kas desa dengan sekolah dasar (SD)]. Dalam praktiknya, ada tanah seluas 2.000 meter persegi yang justru disertifikatkan oleh mantan kades tersebut. Saat ini, lahan bermasalah itu dijadikan kolam renang,” kata Kepala Kejari (Kajari) Karanganyar, Suhartoyo, saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Selasa (13/11/2018).

Suhartoyo mengatakan Kejari Karanganyar tak menahan mantan kades Girilayu itu meski sudah ditetapkan sebagai tersangka. Selama pemeriksaan oleh penyidik, mantan kades Girilayu itu dinilai sangat kooperatif.

“Penetapan tersangka itu baru kami lakukan dua pekan terakhir,” katanya.

Suhartoyo mengatakan sejauh ini sudah ada 30-an orang yang diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini. “Pengusutan kasus ini bermula dari laporan masyarakat,” katanya.