Alumni UT Surakarta Lebih Siap Kerja, Ini Sebabnya

Universitas Terbuka Surakarta. (Ut.ac.id)
15 November 2018 09:00 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Alumni Universitas Terbuka (UT) Surakarta diklaim lebih siap terjun ke dunia kerja. Hal itu disebabkan beberapa faktor yang membuat mahasiswa UT Surakarta berbeda.

Direktur UT Surakarta, Yulia Budiwati, menjelaskan kemandirian yang dibentuk melalui pembelajaran jarak jauh menjadikan mahasiswa lebih siap terjun ke dunia kerja. Pembelajaran jarak jauh yang efektif dan efisien memungkinkan mahasiswa dapat melakukan kegiatan-kegiatan lain di luar kegiatan perkuliahan.

Karena itu, mahasiswa UT Surakarta memiliki pengalaman kerja lebih banyak dibandingkan mahasiswa tatap muka yang waktunya lebih banyak dihabiskan di kampus.

Yulia menerangkan kebanyakan mahasiswa UT Surakarta merupakan orang-orang yang sudah bekerja, apa pun pekerjaannya. "Mahasiswa UT Surakarta nyaris 100 persen sudah bekerja, misalnya ada yang bekerja sebagai karyawan, buruh, selebritis, wiraswasta, atau pedagang kaki lima" ungkap Yulia kepada Solopos.com. Dengan demikian, menurutnya, mahasiswa UT memiliki potensi yang bagus sebagai pekerja.

Mahasiswa UT yang mayoritas bekerja, apabila mampu menyelesaikan kuliahnya dalam waktu 8 semester dengan IPK di atas 3,00 menunjukkan mahasiswa tersebut adalah orang yang tangguh. "Bukan karena saya direktur UT, tapi karena mahasiswa ini [lulusan UT] pasti sangat mature [dewasa], karena dia mampu mengelola waktunya, mengelola kegiatan belajarnya dan mampu mengelola masalah pribadinya", ucapnya.

Ia menambahkan kuliah sambil bekerja bukanlah hal mudah.  “Tidak mudah berkuliah sambil bekerja”, lanjutnya

Menurut Yulia, kemandirian dan kematangan saat masih berkuliah itu membuat alumni UT Surakarta lebih siap bekerja. Ia mengungkapkan dirinya selalu menanamkan tiga poin penting untuk mahasiswanya.

"Menguasai bidang ilmunya, keterampilan menggunakan teknologi, dan kemandirian. Dengan tiga potensi ini maka ketika mereka masuk ke kancah pekerjaan, mereka pasti sudah bisa melakukan pekerjan tanpa banyak instruksi," beber perempuan 55 tahun tersebut.

Kemampuan strategi dan inovasinya juga tinggi karena pengalaman berkuliah sambil bekerja mengajarkan kepada mereka untuk membangun strategi dan inovasi.

Untuk urusan kualitas pendidikan, UT Surakarta memiliki kualitas pendidikan yang sangat terjamin dengan terus diaudit oleh beberapa lembaga. Sedangkan standar pendidikan di UT Surakarta sebagai pergururuan tinggi negeri juga sama dengan standar pendidikan di perguruan tinggi lain karena sama-sama mengacu pada standar pendidikan nasional dari Kemenristekdikti.

UT Surakarta adalah perguruan tinggi negeri yang berada di Jl. Solo-Tawangmangu Km 9,5, Sapen, Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng). UT Surakarta pun kini menjadi universitas yang mulai banyak diminati karena mampu menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kualifikasi pendidikannya namun terkendala oleh berbagai hal, misalnya waktu, biaya, usia, dan lain-lain.

UT Surakarta saat ini memiliki sekitar 6.200 mahasiswa yang dipastikan mayoritas sudah bekerja, sehingga dengan potensi kemadirian dan kematangan yang dimiliki maka mereka menjadi lebih siap bekerja.