Buka Warung di Puncak Lawu, Mbok Yem Cetak Rekor

Warung Mbok Yem di Puncak Gunung Lawu (Pictagram)
15 November 2018 05:10 WIB Chelin Indra Sushmita Karanganyar Share :

Solopos.com, SOLO – Warung Mbok Yem yang berada di puncak Gunung Lawu tentu sudah tidak asing lagi di telinga para pendaki Indonesia. Warung ini dikelola oleh Wakiyem, 60, yang setiap hari menyediakan aneka makanan untuk memanjakan lidah pendaki Gunung Lawu.

Warung milik wanita asal Magetan, Jawa Timur, itu tengah viral di media sosial. Bukan tanpa alasan, tempat makan itu disebut sebagai warung tertinggi di Indonesia. Pasalnya, warung Mbok Yem tersebut berada di ketinggian 3.150 mdpl.

Desain warung Mbok Yem sangat sederhana. Tempat makan ini hanya berdinding kayu tanpa hiasan apapun termasuk cat berwarna. Meski demikian, warung tersebut sangat laris dikunjungi pendaki. Warung yang terletak beberapa meter dari Puncak Hargo Dumilah tersebut selalu ramai dikunjungi pendaki yang kelaparan.

Dalam sehari, Mbok Yem bisa melayani sekitar 200 pendaki. Makanan yang dijual di warung Mbok Yem cukup terjangkau. Mbok Yem tidak sendiri mengelola warung tersebut. Dia dibantu kerabatnya mengelola warung tersebut, salah satunya Parmi, 63.

Dikutip dari Madiunpos.com, Rabu (14/11/2018), Parmi bisa sampai tiga kali naik turun Gunung Lawu dalam sepekan untuk menyediakan logistik khusus warung Mbok Yem. Dia bisa membawa sekitar 45 kilogram barang dagangan dalam sekali angkut. Dia mengemas barang berupa beras, minyak goreng, dan sejumlah sembako lain dalam karung untuk diangkut ke warung Mbok Yem.

Parmi membutuhkan waktu sekitar enam jam dari pos pendakian Cemoro Sewu untuk mencapai warung Mbok Yem di dekat Puncak Hargo Dumilah. Dia telah melakoni pekerjaan sebagai pengangkut logistik sejak warung Mbok Yem beridi pada 1995 silam. Selama menjalani pekerjaan tersebut, dia tidak pernah mengalami kendala yang berarti.

Popularitas warung Mbok Yem viral berkat unggahan pemilik akun Instagram @wowfakta. Warganet yang melihat unggahan tersebut memberikan beragam komentar. Kebanyakan dari mereka yang pernah jajan di warung tersebut menuliskan pengalaman masing-masing.

"Kita udah pernah tidur di sana," komentar @egi_dtg.

"Mbok Yem, sudah pernah ke sini aku," sambung @r.abdull.

"Peluang usaha baru di sana. Aku sudah pernah ke sana, makanannya lumayan enak. Mi rebus langsung dingin pas ditaruh di meja, haha," imbuh @angelcarol.