150 Pedagang WGM Wonogiri Segera Ditata di Selter

Pekerja membersihkan paving grass block atau paving berlubang di area selter pedagang baru di kawasan Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri, Minggu (20 - 11). Aktivitas itu bagian dari finishing proyek pembangunan selter 2018. (Solopos/Rudi Hartono)
20 November 2018 17:40 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI — Pengelola Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri akan memfungsikan selter pedagang yang baru sebelum momen liburan Tahun Baru 2019, 1 Januari mendatang. Setelah pedagang ditata objek wisata andalan Pemerintah Kabuapaten (Pemkab) tersebut bakal lebih bersih dan nyaman untuk pengunjung.

Proyek pembangunan selter pedagang Wisata WGM senilai Rp2,308 miliar ditarget rampung Sabtu (19/11/2018). Pantauan Solopos.com di lokasi, Minggu (20/11/2018), belasan pekerja mengerjakan sesuatu, seperti membuat selokan di timur selter, memasang paving grass block atau paving berlubang, mengecat ornamen gerbang masuk/keluar, mengaci atau menghaluskan menggunakan adona semen dinding selter, dan sebagainya.

Selter meliputi 12 deret los. Rencananya satu pedagang akan mendapat satu kavling los panjangnya 5 meter dan lebar 2 meter. Setiap satu deret los bisa menampung lebih kurang 10 pedagang.

Sekretaris Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Wonogiri, Fredy Sasono dan Kepala UPTD Wisata WGM, Pardiyanto mengecek proyek bersama pihak kontraktor. Fredy mengatakan saat momen libur Tahun Baru selter sudah difungsikan. Sebanyak lebih dari 150 pedagang akan dimasukkan ke selter tersebut, Desember mendatang.

Mereka terdiri atas pedagang makanan/kuliner, oleh-oleh, dan aksesori. Selama ini mereka berjualan di tepi jalan lapangan, tepi jalan menuju wahana anak-anak dan satwa. Keberadaan mereka membuat pemandangan kurang indah. Setelah ditata di selter baru, Wisata WGM akan lebih bersih dan nyaman untuk pengunjung.

“Jadi, pengunjung liburan Tahun Baru besok [1 Januari 2019] sudah bisa menikmati kuliner, membeli oleh-oleh, dan aksesori dalam satu kawasan. Selain itu pengunjung bisa beristirahat di gasebo-gasebo di area selter baru ini [luas lebih dari 2.000 m2],” kata Fredy.

Fredy memastikan akan membuat rekayasa arus pengunjung agar melewati selter saat masuk maupun akan keluar kawasan wisata. Pihaknya sudah menyiapkan sarana pembatas berupa papan galvalum agar pengunjung tak bisa potong kompas tanpa melewati selter. Pengaturannya, yakni parkir kendaraan difokuskan di sisi barat. Lahan parkir di sisi dekat wahana spot foto pesawat terbang akan disterilkan. Dengan demikian pengunjung yang menuju wahana, yakni ke timur, akan melewati selter pedagang lama. Setelah itu arus pengunjung dibuat ke utara atau melewati selter baru. Kemudian pengunjung ke timur menuju wahana-wahana. Pengaturan arus pengunjung yang akan pulang juga melewati jalur yang sama.