Makan Soto, Puluhan Siswa SD di Wuryantoro Wonogiri Keracunan

Ilustrasi pasien. (Solopos/Dok.)
20 November 2018 19:38 WIB Ichsan Kholif Rahman Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Puluhan siswa SDN 4 Genukharjo, Kecamatan Wuryantoro, Wonogiri, mengalami mual dan pusing setelah menyantap soto di lingkungan sekolah. Diduga, para siswa itu mengalami keracunan sehingga harus dirawat pada Senin (19/11/2018).

Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri, Adhi Dharma, kepada Solopos.com, mengatakan telah mengamankan sampel dari soto yang dimakan oleh siswa SD tersebut. Hal ini dilakukan untuk menemukan penyebab pasti gejala mual dan pusing massal tersebut.

“Pada Rabu [21/11/2018] sampel makanan akan dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Untuk mengetahui hasilnya memerlukan waktu 15 hari hingga 30 hari karena butuh proses pembiakan bakteri, jamur, atau hal lainnya yang terdapat pada soto tersebut,” ujarnya.

Menurut Adhi, berdasarkan laporan yang dia terima, ada 26 siswa dari berbagai kelas yang mengalami gejala mual hingga muntah. Dari jumlah itu, 22 siswa hanya menjalani rawat jalan. Sementara itu empat orang lainnya harus menjalani rawat inap di Puskesmas Pembantu Genukharjo, Kecamatan Wuryantoro.

Namun satu siswa di antaranya harus mendapat perawatan lebih lanjut di RSUD Sudiran Mangun Sumarso karena memiliki kelainan jantung bawaan sejak lahir.

Kepala SDN 4 Genukharjo, Sutarti, mengatakan kejadian sekitar pukul 12.00 WIB saat siswa hendak pulang sekolah. Sebelum pulang para siswa tersebut menyempatkan untuk jajan soto dan makanan ringan. Ia menyebut, kantin tersebut dikelola oleh istri penjaga sekolah.

Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, Dinas Kesehatan akan menggelar penyuluhan hygine sanitasi atau pemeliharaan dini terhadap semua individu dan lingkungan. Hal ini terutama diperuntukan bagi pengelola kantin sekolah oleh petugas masing-masing di wilayah Puskemas.